Hizbul Wathan Siap Selenggarakan Muktamar ke- 3

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 12 Juli 2016 23:57 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SURAKARTA- Pemandangan berbeda nampak menghiasi sepanjang jalan di wilayah Surakarta. Ribuan bendera Hizbul Wathan banyak terpasang di pohon dan tiang listrik. Pemandangan ini terjadi karena Kota Solo menjadi tuan rumah Muktamar Hizbul Wathan ke-3 pada tanggal 13-16 Juli 2016. Dipilihnya Kota Solo sebagai tempat pelaksanaan dikarenakan, awal ide pembentukan Hizbul Wathan yang pada saat itu Ahmad Dahlan berkunjung tabligh di Solo dan singgah di Pura Mangkunegaran.

Maka tak salah, jika Muktamar HW di Solo juga merupakan momentum untuk kembali mengingatkan kepada kader Hizbul Wathan diseluruh Indonesia tentang sejarah kelahiran Hizbul Wathan.

Tema Muktamar yang diangkat kali ini yaitu “Mewujudkan Kepanduan Yang Berakhlaq dan Berkemajuan”. Tema yang sesuai dengan karakteristik pandu hizbul wathan yaitu pandu islami.

Muktamar Hizbul Wathan turut dimeriahkan oleh beberapa Pandu Penuntun, yang berasal dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), yang terdiri dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Semarang, dan beberapa PTM yang lainnya. Muktamar HW semakin meriah karena menampilkan atraksi drumband dari beberapa kwartir wilayah Hizbul Wathan, diantaranya Drumband KWARWIL Bali, Jember, UMS, SMA Muhammadiyah 5 Jogja, Klaten, dan Drumband Pandu Senior.

Ramanda Uun Harun selaku Ketua Umum Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan mengatakan bahwa Muktamar HW adalah peristiwa penting lima tahunan. "Muktamar adalah forum permusywaratan tertinggi yang telah diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan", ungkapnya.

"Maka Muktamirin hendaknya datang di medan Muktamar dengan kesadaran, niat yang ikhlas, berbuat ihsan dari awal sampai akhir, kendatipun tidak menutup kemungkinan ada hal-hal yang tidak menyenangkan," jelas Ramanda.

Kembali ditambahkan Ramanda. "Maka untuk mewujudkan kepanduan yang berakhlaq dan  berkemajuan hendaknya dikerjakan dengan sedikit-sedikit, bersama-sama, saling menolong. Insya Allah akan terwujud," tutupnya. (adam)

Redaksi: Media Center Muktamar Hizbul Wathan Ke-3 

Shared:
Shared:
1