Syiar Takbir dari Tanah Kauman

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 06 Juli 2016 00:11 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA- Gema takbir berkumandang di seluruh dunia, menyambut hari yang penuh fitri dan kemenangan. Pada Rabu (6/7) seluruh umat muslim merayakan Idul Fitri 1437 H.

Kemeriahan malam takbiran turut dirasakan di tanah Kauman, yang notabene adalah tanah lahirnya Muhammadiyah. Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Gondomanan menggelar Gema Takbir Jogja pada Selasa (5/7) bertempat di Plataran Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, yang dibuka secara langsung oleh Haedar Nashir, selaku Ketua Umum PP Muhammadiyah.

Dalam sambutannya Haedar menyampaikan, malam hari ini kita akan kumandangkan takbir, tahmid, dan taqdis dan segala puji syukur kepada Allah SWT bahwa selama satu bulan kita telah menunaikan ibadah puasa dan ibadah ramadhan lainnya, dan hari ini adalah puncak dimanamudah-mudahanibadah kita diterima Allah SWT.

“Kita bertakbir keliling dalam gerak gema takbir jogja dari kampung dan halaman masjid kauman tercinta ini sesungguhnya merupakan bentuk syiar dakwahkita kepada masyarakat,” ungkap Haedar.

 Dari kampung Kauman ini, dari kota Jogja tercinta ini yang bersejarah lahir sebuah pergerakan yang membawa umat kita menjadi maju modern dan unggul, itulah Muhammadiyah. “Malam hari ini kita akan meneruskan jejak sejarah itu lewat gema takbir Jogja,” tambah Haedar.

Haedar mengajak masyarakat untuk bersama-sama memulai gema takbir jogja ini dengan khusyu kepada Allah. “Melalui gemar takbir Jogja ini diharapkan akan mempererta ukhuwah masyarakat Jogja,  saling cintadamaisatu dengan yang lain, saling percaya satu sama lain, untuk membawa Jogja menjadi kota peradaban,kota yang cerah dan mencerahkan kemajuan umat bangsa dan dunia kemanusiaan,”ungkap Haedar.

Sehingga peristiwa teror bom yang terjadi di Madinah dan disejumlah negara Timur Tengah, termasuk yang ada diSurakarta tidak akan pernah terjadi di Jogja. “Karena kita seluruh warga Jogja dan warga bangsa Indonesia kuat iman hablu minallahnya, dan rekat hablu minnannasnya sehingga jauh dari isu teror bom tersebut,”tutup Haedar. (Syifa)

Redaktur : Adam

Shared:
Shared:
1