Hajriyanto Tegaskan Jumlah Bukan Halangan Bagi Muhammadiyah Cerdaskan Bangsa

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 27 Juni 2016 19:12 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANDUNG -- Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Hajriyanto Y. Thohari mengatakan,  Muhammadiyah tidak perlu hirau dalam berdakwah saat anggotanya di suatu daerah tidak begitu banyak. Jumlah yang sedikit, kata dia, bukanlah halangan bagi Muhammadiyah untuk membangun bangsa.

“Untuk apa jutaan, tapi gak melakukan apa-apa, kecuali memproduksi kata-kata aja,” ujar Hajriyanto saat menjadi pembicara dalam Pengajian Ramadhan 1437 H Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bandung, di Bandung, Ahad (26/6).

Menurut Hajriyanto, umat Islam tak terkecuali Muhammadiyah, tidak mementingkan jumlah dalam berjihad. “Sejak kapan Muhammadiyah mementingkan jumlah?” tutur dia mempertanyakan.

Ia mencontohkan, umat Islam dapat memenangkan perang Badar saat pasukannya hanya berjumlah 300 orang. Padahal musuh yang dilawannya pasukan Quraisy berjumlah 1000 orang. Disinilah, sambungnya, pelajaran untuk selalu berjuang tanpa harus menghiraukan jumlah.

Muhammadiyah, kata Hajriyanto, sejak dari dulu selalu berkeringat untuk kemajuan bangsa. Muhammadiyah melakukan langkah konkrit dalam membantu pembangunan Indonesia.

Itu diperlihatkan dari amal usaha Muhamamdiyah yang telah dibangun sebelum Indonesia merdeka. Misalnya sekolah yang didirikan oleh KH Akhmad Dahlan. Selain sekolah, Muhammadiyah juga membantu membangun bangsa dengan mendirikan panti asuhan dan rumah sakit.

Jadi, kata Hajriyanto, Muhammadiyah mendirikan sekolah-sekolah di berbagai tempat di Indonesia bertujuan untuk membantu mencerdaskan kehidupan bangsa. “Ini semua untuk bangsa loh,” ujarnya.

Bahkan, mantan Wakil Ketua MPR RI ini memberitahukan, tokoh-tokoh Muhammadiyah telah memberikan teladan dalam berjuang membangun bangsa. Seperti, Ki Bagus Hadikusumo, Kasman Singodimejo, Abdul Kahar Muzakir dan lainnya. Orang-orang itu, katanya, sangat serius saat berdakwah dan melakukan kerja yang nyata.

“Berkeringat merumuskan Indonesia ini,” jelas Hajriyanto terkait peran tokoh penting Muhammadiyah tersebut.

Karena itu, Hajriyanto menyarankan, agar aktivis Muhammadiyah selalu bersemangat dalam memajukan bangsa melalui organisasi modern Muhammadiyah ini.

“Muhammadiyah enggak boleh enggak percaya diri dan berkecil hati,” tegas Hajriyanto.

Reporter: Ilma Aghnitunnisa

Redaktur: Ridlo Abdillah

Shared:
Shared:
1