Gema Safari Ramadhan Muhammadiyah Adelaide

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 27 Juni 2016 14:19 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, ADELAIDE, AUSTRALIA -- Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan, dan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat muslim sebagai ajang silaturahmi dan juga mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai kegiatan.

Seperti yang dilakukan oleh Pimpinan Ranting Istimewa Muhammdiyah (PRIM) Adelaide, dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan, yang diantaranya yaitu safari Ramadhan. Diungkapkan oleh Berry Devanda selaku ketua PRIM Adelaide ketika dihubungi website muhammadiyah.or.id pada Senin (27/6).

"Pada Ramadhan kali ini PRIM Adelaide menyelenggarakan berbagai kegiatan, selain safari Ramadhan, kami juga mengadakan syiar Ramadhan on Radio, dan diskusi publik mengenai Islam Berkemajuan pada tanggal 30 Juni di University of Adelaide," ungkapnya.

Mahasiswa Master of Education The University of Adelaide tersebut menjelaskan, PRIM Adelaide berdiri pada tanggal 12 Juni 2016. Meskipun terhitung baru, tidak mematah semangatkan kader dalam mensyiarkan Muhammadiyah di Adelaide.

"Masyarakat Adelaide, khususnya masyarakat muslim Adelaide sangat menerima Muhammadiyah. Hal ini terbukti dengan banyaknya elemen masyarakat yang mengucapkan selamat atas berdirinya PRIM Adelaide. Disamping itu juga banyak jamaah yg menghadiri kegiatan safari ramadhan yang diselenggarakan oleh PRIM Adelaide," tambah Berry.

Kembali ditambahkan oleh Berry, sejumlah elemen masyarakat Islam telah menyatakan dukungannya terhadap pendirian PRIM Adelaide dan siap berkejasama.

"Melalui kegiatan safari Ramadhan ini kami manfaatkan untuk berkomunikasi, berdiskusi, dan berkenalan dengan sejumlah kelompok umat Islam Indonesia yang berada di Adelaide," jelas Berry.

Disamping itu Berry juga menjelaskan, tidak ada perbedaan signifikan antara Ramadhan di Indonesia dengan di Adelaide. "Yang membedakan suasananya, disini keseharian berjalan seperti biasa, karena tidak ada semarak Ramadhan seperti di Indonesia. Sedangkan untuk waktu puasa disini lebih singkat dari Indonesia. Imsak sekitar pukul  5.45 berbuka pukul 17.15 waktu Adelaide," jelasnya.

"Sebagian besar muslim disini adalah pendatang, mereka membawa tradisi masing-masing daerahnya. Muslim indonesia biasanya mengadakan buka puasa bersama dan bersilaturahmi pada bulan suci Ramadhan ini," tutup Berry. (mona)

 

Reporter : Adam Qodar

 

Shared:
Shared:
1