Kekuatan Dakwah Muhammadiyah itu Bil Hal

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 21 Juni 2016 13:36 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MALANG - Muhammadiyah adalah  gerakan yang bersumber pada ideologi untuk menjawab persoalan yang ada dalam masyarakat. Oleh karena itu, ideologi Muhammadiyah harus menyesuaikan rumusan tentatif yang dapat berubah sesuai tuntutan perkembangan masyarakat.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh Achmad Jainuri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dalam “Kajian Ramadhan 1437 H Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang pada Minggu (19/6) bertempat di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi.

“Ideologi Muhammadiyah terwujud dalam gerakan konkrit. Karenanya, Muhammadiyah mempunyai dakwah yang khas dibandingkan dengan organisasi lain.  Selama ini masyarakat sering keliru bahwa Muhammadiyah itu hanya gerakan amal usaha,”kata Achmad.

Kembali ditambahkan oleh Achmad. “Dakwah Muhammadiyah sumbernya itu nilai ajaran dan pemikiran kontemporer. Jadi bukan hanya amal usaha yang selama ini dipahami masyarakat luas. Amal usaha itu wujud konkrit dari pemikiran. Lha kalau dakwah tidak menyentuh tindakan nyata untuk apa?,”tegas Achmad.

Untuk itu, Muhammadiyah mencoba menggabungkan dakwah pemikiran dan dakwah bil hal (tindakan). Adapun sifat gerakan Muhammadiyah pada amar ma`ruf nahi munkar. Gerakan Muhammadiyah juga bersifat kultural dan struktural.

“Selama ini Muhammaadiyah lebih dekat dengan gerakan kultural dan bukan structural, yang banyak berkaitan dengan politik. Namun demikian, gerakan Muhammadiyah juga tidak boleh apatis pada politik,”ungkap Achmad.

Muhammadiyah berkhidmad pada dakwah kultural dengan penekanan pada bil hal karena dasar wawasan Muhammadiyah itu humanisnis. Guru besar UIN Sunan Ampel itu menegaskan, “Dakwah bil hal itu jelas karena berpegang pada wawasan Islam humanistis. Wawasan ini menekankan pada akidah Islam, toleransi, pluralitas. Kalau selama ini banyak yang gembar-gembor masalah toleransi, Muhammadiyah ada di bagian terdepan dalam membangun semangat itu,”tutup Achmad.(abey)

 

 

Kontributor  : Nuzula

Redaktur     : Adam Qodar

 

Shared:
Shared:
1