Muhammadiyah Gerak Cepat Tindaklanjuti Hasil Kongres Kalender Islam Global di Turki

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 17 Juni 2016 19:36 WIB

JAKARTA,MUHAMMADIYAH.OR.ID - Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) PP Muhammadiyah memenuhi janjinya untuk menyelenggarakan Seminar Nasional Penyatuan Kalender Islam Global, Jumat (17/6).

Bertempat di kampus Universitas Muhammadiyah Prof. HAMKA Jakarta, para ahli falak Muhammadiyah dan anggota MTT PP Muhammadiyah berkumpul membahas tindaklanjut dari Kongres Persatuan Kalender Hijriyah Internasional (International Hijri Taqwim Unity Congres) di Istambul, Turki Selasa lalu (30/5). Pada hasil kongres ini menyepakati kriteria imkanurkyat yakni tinggi hilal 5 derajat elongansi 8 derajat dimana pun di muka bumi ini dan konjungsi terjadi sebelum pukul 00.00 GMT.

Baca juga: Muhammadiyah Akan Tindaklanjuti Hasil Kongres Persatuan Kalender Hijriyah Internasional di Indonesia

Pada Kongres tersebut Ketua MTT, Syamsul Anwar diundang sebagai peserta kongres. Syamsul Anwar, sebelumnya mengatakan bahwa unifikasi kalender umat Islam adalah hutang dan tuntutan peradaban, mengingat ‘usia’ Islam sudah cukup panjang tetapi belum mampu membuat sistem kalender unifikatif yang akurat dan syar’i.

Dalam seminar yang digelar dua hari ini hingga Sabtu (18/6) Anggota Divisi Hisab dan Iptek MTT, Agus Purwanto mengatakan, seminar nasional yang digelar MTT ini adalah langkah cepat Muhammadiyah dalam menyatukan umat Islam di Indonesia.

“Semangat dan wacana penyatuan tanggal di kalender Islam Global, agar masalah penentuan tanggal 1 setiap Ramadhan dan Syawal serta Dzulhijjah bisa selesai,” ujarnya kepada redaksi muhammadiyah.or.id

Baca juga: Mengapa Pemerintah Bisa Menetapkan Awal Puasa Bersamaan? Ini Jawaban Majelis Tarjih

Pria yang lebih akrab disapa Gus Pur ini menambahkan, hasil dari seminar ini akan berbuah rekomendasi kepada Pemerintah khususnya Kementerian Agama RI dengan menafsirkan hasil dari Kongres di Turki.

Lebih lanjut, Gus Pur mengatakan, bahwa Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin merespon baik penyelenggaraan Seminar nasional penyatuan kalender Islam di Indonesia oleh Muhammadiyah.

“Setidaknya kami dari MTT telah memelopori gerakan ini, sehingga hasil dari seminar ini bisa segera direspon cepat juga oleh Pemerintah,” harapnya. (DZAR)

Baca juga: Selama 8 Tahun Mendatang, Perbedaan Awal Puasa Terjadi 2 kali, Kapan Saja?

 

Redaktur: Dzar Al Banna

 

Shared:
Shared:
1