Amin Abdullah: Muhammadiyah Menopang Islamikasi di Indonesia

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 10 Juni 2016 03:46 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, Bantul – Amin Abdullah yang merupakan salah satu Tokoh Muhammadiyah mengungkapkan,terdapat tiga faktor yang mempengaruhi transformasi nilai ketuhanan di Indonesia, diantaranya yaitu perpindahan dari zaman kolonialisme ke negara berdaulat, mengawinkan pandangan keislman dan kebangsaan , dan  Indonesia bertempat di negara kepulauan, yang akhirnya membentuk cara berfikir masyarakat Indonesia.

“Faktor tempat berbentuk kepulauan  ini sangat  menentukan, berbeda dengan negara-negara kontinental, jika ada konflik, maka dibuatkanlah tembok. Indonesia  75 persennya adalah laut, dari  budaya laut itu menciptakan spiritual kerja sama,” ujar Amin pada Pengajian Ramadhan PP Muhammadiyah, yang bertempat  di Gedung  AR Fachrudin B UMY Jumat (10/6) .

Menurut Amin, dalam transformasi nilai ketuhanan, Indonesia telah mengaplikasikan konsep sosiologis Islamikasi, yakni mengisi kebijakan sosial budaya, termasuk politik, yang diisi dengan profetik kenabian. Dalam bentuk konsep adil dan jujur, mendahulukan kepentingan umat, juga  menjauhkan masyarakat dari rasa lapar.

“Islamikasi berupaya menghidupkan tata nilai, norma, dan benih sosial-kultural yang biasa dilihat kebaikannya oleh semua, apapun suku, etnis, ras, budaya, madzhab dan agamanya,” ungkap Amin.

Dalam realitasnya, Amin Abdullah mencoba untuk menelaah Islamikasi negara Indonesia . “Untuk kekuatannya, negara Indonesia ini plural, dan mempunyai inklusivitas,”tambah Amin.

Namun, memiliki kelemahan dalam hal era baru prinsip al-walla’ wa al-barra. Selain memiliki kelemahan, Indonesia memiliki peluang dalam Islamikasi. “Peluangnya yaitu, sebab negeri ini memiliki masyarakat muslim yang sangat besar, yang ditopang oleh Muhammadiyah dan NU, tanpa keduanya kita akan tercabik-cabik, seperti negeri muslim yang lain. Selain itu juga karena Indonesia memiliki banyak sekali sekolah dan perguruan tinggi agama,”ungkap Amin.

“Adanya ancaman dari dunia internasional dengan munculnya Al Qaedah, ISIS, dan wacana pembentukan  khilafah Islamiyah, juga dalam skala nasional, masih merebaknya korupsi, kolusi, dan nepotisme merupakan ancaman bagi bangsa Indonesia,”tutup Amin.

Kontributor: Muhammad Fathi  D

Redaktur: Adam

 

Shared:
Shared:
1