Keadilan Merupakan Wujud Tauhid di Muka Bumi

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 09 Juni 2016 22:31 WIB

Yogyakarta – Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif mengatakan, Keadilan merupakan wujud Tauhid di muka bumi, tetapi sayang selama ini umat Islam tidak menjadikan perhatian utama hal tersebut sehingga menjadikan masih banyak jurang ketidakadilan. “Kita sudah lama menyingkirkan sila ke lima Pancasila,” tegasnya (9/6).

Menurut Buya panggilan akrab Ahmad Syafii Maarif, selain sila ke-5 pancasila, pemimpin bangsa ini termasuk masyarakat sudah banyak yang mengabaikan pasal 33 Undang Undang Dasar 1945 karena sudah terlalu besar jurang yang terjadi antara kaya dan miskin. “Apalagi ada data yang menyebutkan kekayaan Negara hanya dikuasai oleh segelintir orang, bahkan hanya dua persen disbanding sembilan puluh delapan persen yang lain,” jelasnya. Islam menurut Buya, sangat pro dengan orang miskin, tapi pada sisi lain anti dengan kemiskinan. Sehingga Islam memandang kemiskinan hanya bersifat sementara, itulah mengapa dalam Al Qur’an tidak ada ayat yang menyatakan menerima zakat, tetapi hanya mengeluarkan zakat. Jadi orang Islam harus kaya,” tegasnya.

Lebih lanjut menurut Buya, percuma berdebat panjang mengenai klaim tafsir Pancasia tetapi tidak memperhatikan tujuan akhir dalam mewujudkan keadilan sosial. Buya menyampaikan ketidakadilan yang terjadi apabila hanya dibiarkan, akan menciptakan kerusakan yang luar biasa. Kasus Arab spring di Timur Tengah menunjukkan kepentingan segelintir yang akhirnya membuat ketidakpuasan sebagian besar masyarakat yang dirugikan. Untuk itu Buya Syafii mengharapkan, perubahan terhadap tatanan kehidupan bangsa di Indonesia yang masih sangat liberal dan tidak berpihak pada rakyat kecil menjadi prioritas pemimpin negeri. (mac)

Shared:
Shared:
1