Muhammadiyah Tidak Akan Cari Musuh, Tapi Kalau Ada Tidak Akan Lari

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 09 Juni 2016 17:49 WIB

Yogyakarta- Muhammadiyah mempunyai cita – cita kebangsaan sejak awal, sehingga mendambakan kemajuan negara sesuai dengan amanah Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar. Pancasila yang diterjemahkan sebagai dar al-‘ahdi wa al-syahadah menjadi pengikat kuat seluruh komponen masyarakat tidak terkecuali Muhammadiyah, sehingga Muhammadiyah tidak akan terjebak dalam konflik yang tidak berguna. Muhammadiyah tidak akan mencari musuh, tetapi kalau musuh ada, Muhammadiyah tidak akan lari.

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Bambang Cipto pada sambutannya dalam Pengajian Ramadhan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Aula Gedung AR Fakhruddin B, Kompleks Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (9/6). Bambang Cipto mengungkapkan, Muhammadiyah dalam acara Konvensi Nasional Indonesia Berkemajuan beberapa waktu lalu telah menegaskan bahwa Muhammadiyah mempunyai posisi yang mendukung pemerintahan selama masih dalam rel cita-cita luhur bangsa dan mendorong kemajuan bangsa. (baca juga: KNIB Buktikan Karya Muhammadiyah Untuk Bangsa)

Sementara itu menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, Muhammadiyah sudah sepakat menjadikan Indonesia sebagai Negara Pancasila, dan bukan Negara sekuler atau Negara Agama, sehingga tidak perlu habis energi untuk berdebat. (baca juga:Indonesia Negara Pancasila, Haedar Nashir: Tidak Boleh Lagi Dibongkar)

Pada sisi lain, Ketua Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ari Anshori mengingatkan dalam pembukaan Pengajian Ramadhan PP Muhammadiyah bahwa, Muhammadiyah jangan terlena dengan segala prestasi besar di masa lalu. Menurutnya, yang paling penting dalam dinamika politik dan sosial saat ini adalah apa yang harus dan mesti dilakukan Muhammadiyah.

Pengajian Ramadhan Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah berlangsung selama 35 tahun dan dihadiri seluruh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah se Indonesia, serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah se DIY dan Jateng dan juga dari unsur Pimpinan Pusat dan Wilayah ‘Aisyiyah. Pengajian Ramadhan akan berlangsung mulai  Kamis hingga Sabtu 11 Juni 2016. (mac)

Shared:
Shared:
1