Sambut Ramadhan PCIM Jerman Adakan Grillen

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 30 Mei 2016 12:19 WIB

Frankfurt, MUHAMMADIYAH.OR.ID - Beberapa hari lagi Bulan Suci Ramadhan 1437 H akan segera datang. Berbagai aktifitas dalam menyambut bulan yang penuh berkah tersebut dilakukan oleh masyarakat muslim, salah satunya seperti yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jerman dengan menyelenggarakan Grillen pada Sabtu (28/5) bertempat di .

Seperti diungkapkan oleh Diyah Nahdiyati selaku koordinator acara PCIM Jerman, Grillen merupakan sebuah acara makan bersama bagi seluruh kader-kader PCIM Jerman dan juga masyarakat muslim yang berada di Jerman.

"Grillen merupakan bentuk ajang silaturahim antara kader PCIM Jerman dan juga masyarkat muslim yang ada di Jerman dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Selain menggelar acara Grillen kami juga mengadakan Pengajian Online Uni-Eropa (PENNA),"ungkap Diyah.

Acara yang terlaksana berkat kerjasama antara Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Jerman Raya (PCIM JR) dan Indonesische Muslim Gemeinde (IMG e.V.) tersebut turut membahas tantangan berpuasa di Benua Eropa.

"Panjangnya puasa di Jerman tahun ini kurang lebih hingga 19 jam tiap harinya, karena itu, bagi warga Muslim Indonesia yang terbiasa puasa hanya 13-14 jam tiap harinya, puasa di Jerman adalah sebuah pengalaman yang sangat berharga dan penuh tantangan,"ungkap Muhammad Amin Samad selaku pemateri dalam pengajian tersebut.

Kembali ditambahkan oleh Amin selain tantangan terkait waktu berpuasa yang cukup panjang tantangan lainnya yaitu terkait dengan berdakwah. "Tantangan ketika memberikan dakwah di Jerman cukup menantang, karena kita harus memberikan pemahaman tentang Islam yang harus jelas kepada masyarakat, agar tidak terjadi persepsi yang salah,"ungkapnya.

Diyah kembali menambahkan  bahwa PCIM Jerman senantiasa akan terus berupaka memberikan dakwah dan mempromosikan Islam yang damai di Jerman. "Tentunya PCIM Jerman Raya senantiasa konsisten berdakwah untuk mempromosikan wajah Islam yang damai di Eropa,"tutupnya.(abey)

 

 

Redaktur  :  Adam/Ridhlo

Shared:
Shared:
1