Yunahar Ilyas: Media Seperti Pedang yang Bermata Dua

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 30 Mei 2016 09:31 WIB

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAH.OR.ID -- Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah kota Yogyakarta menyelenggarakan Tabligh Akbar bertajuk ‘Media dan Perang Pemikiran,’ hadir sebagai narasumber pada acara tesebut Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Yunahar Ilyas. Tablig Akbar tersebut diselenggrakan pada Ahad malam (29/5) di Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta

Menurut Yunahar Ilyas, kondisi bangsa dan khususnya umat Islam saat ini tidak lepas dari peran penting  media. Tetapi saat ini  juga terjadi  think war atau perang pemikiran yang menggunakan media sebagai alat. Sebab itu, Yunahar Ilyas juga mengatakan umat Islam harus selektif  memilih media.

“Media adalah sarana yang sangat penting saat ini, dan dengan kemajuan itu komunikasi antar umat menjadi mudah. Walaupun sangat bermanfaat, media juga pasti memiliki sisi positif dan negatif”, ungkap Yunahar.

Yunahar Ilyas juga menjelaskan terkait upaya dan usaha kelompok tertentu untuk menjatuhkan Islam sangat besar termasuk dengan cara perang pemikiran lewat  media.  Sayangnya usaha itu menurut Yunahar kurang berhasil, sebaliknya dengan propagada menghacurkan Islam lewat media tersebut justeru menambah Islam tetap kokoh.

“Perang pemikiran itu bisa kita lawan dengan senjata umat Islam, yakni Al-Qur’an dan Hadist. Satu kata pun dalam Al-Qur’an tidak ada yang dapat menggantinya, karena telah banyak yang menghafalnya.  Hadist pun sama, tidak ada yang dapat mempengaruhi itu, karena kuatnya perawi hadist pada saat itu”, tambah Yunahar.

Di samping itu, Yunahar juga berpesan agar umat Islam bisa memanfaatkan media dengan cermat jangan mudah terjebak dengan upaya provokatif yang dikampanyekan orang-orang sengaja mau mengadu domba.

“Media sosial saat ini seperti pedang yang bermata dua, di mana jika kita salah menggunakan atau tidak berhati-hati dalam menggunakannya, maka akan berbaha bagi diri kita sendiri dan umat, Tinggalkanlah sisi negatif dari itu dan manfaatkan lah sisi positif dari media saat ini”, tutupnya.

 

Reporter: Bobby Gilang

Redaktur : Lutsfi Siswanto

Shared:
Shared:
1