Bekerjasama dengan UMM, POLRI Bangun Gedung Instalasi Forensik

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 15 November 2011 07:47 WIB

 

Malang- Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Gasum Porong Sidoarjo kini memiliki fasilitas gedung Instalasi Forensik. Hal ini terealisasi berkat kerjasama antara RS Bhayangkara dengan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Instalasi forensik wajib dimiliki RS milik Polri itu karena salah satu tugas utamanya adalah melakukan uji forensik.
 
 
Peresmian gedung Instalasi Forensik berlangsung Selasa (8/11). Tiga Pembantu Rektor UMM hadir mewakili rektor yang kini masih berada di Jeneva Swiss untuk mengikuti sebuah acara di markas Unesco setelah menjadi khotib di Kedutaan RI di Bern dan kunjungan ke Teaching Hospital Zurich. Sedangkan dari pihak Polri, hadir antara lain Kepala RS AKBP dr. Farid Amansyah, Sp.PD. Hadir pula Kapusdik Gasum, Kapusdik Brimob, serta Kadokkes Polda Jatim.  
 
 
AKBP dr. Farid Amansyah, Sp.PD, menerangkan pembangunan unit instalasi baru ini merupakan hasil kerjasama Pusokkes Polri dengan UMM. UMM membangun sarana fisiknya senilai Rp 477 juta, sedangkan peralatan forensiknya disediakan oleh Polri, sedangkan mebeler disediakan RS Bhayangkara. “Selain sebagai ciri khas RS Kepolisian, unit ini sangat penting sebagai media pembelajaran FK UMM karena kompetensi forensic saat ini sangat dibutuhkan,” kata Farid.
 
 
Lebih lanjut, Farid mengaku, bagi Polri unit ini akan banyak membantu kinerja Polda Jatim. Di Bidang penegakan hukum sumbangan ilmu kedokteran sangat basar untuk mengungkap bukti-bukti pada korban mati melalui inverstigasi scientific. “Kami berharap instalasi ini menjadi rujukan bagi RS Bhayangkara di lingkungan Polda Jatim,” kata Farid.
 
 
PR I UMM, Prof. Dr. Ir. Sujono, M.Kes, menyatakan terima kasih atas kerjasama dengan Polri ini. Bagi UMM yang ingin terus meningkatkan kompetensi mahasiswanya, berinteraksi dengan kedokteran Polri sangat penting. “Ke depan kita akan menghadapi persaingan dengan tenaga medis dan rumah sakit dari luar negeri. Semua harus dijawab dengan profesionalisme dan kompetensi yang tinggi,” kata Sujono.  
 
 
Sementara itu, Kapusdik Gasum, AKBP Drs. Erlangga Sutan Lubis, SH, membenarkan keberadan instalasi forensik sangat dibutuhkan dalam mendukung tugas Polri  dalam menegakan hukum secara ilmiah. “Melalui instalasi forensik tentunya menambah lebih kepercayaan terhadap masyarakat,” katanya.
 
 
Acara diwarnai dengan pengguntingan pita dan pembukaan selubung banner nama gedung. Selain itu juga, berlangsung penandatanganan naskah serah terima bantuan yang dilakukan oleh PR II Drs. Mursidi, MM.(www.umm.ac.id)
Shared:
Shared:
1