Mencari Makna Hidup Antara IPTEK dan Religiusitas Melalui Bedah Buku

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 04 Mei 2016 23:30 WIB

Surabaya - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya mengadakan bedah buku 'Mencari Makna Hidup : Esai-esai Hikmah, Islam, dan Ilmu Pengetahuan' karya Achmad Hidayat, FOKAL IMM Surabaya, Rabu (4/5).

Bedah buku dilangsungkan di Gedung G Lt.2 UM Surabaya dengan menghadirkan penulis (Achmad Hidayat) langsung sebagai narasumber serta Dr. Wiwi Wikanta, M.Kes (Kaprodi Pendidikan Biologi UM Surabaya) dan Najih Prasetyo (Ketua DPD IMM Jawa Timur). Acara diikuti oleh sekitar 35 orang peserta dari mahasiswa dan dosen.

Dayat, begitu panggilan akrab penulis mengatakan bahwa kemajuan pesat iptek belakangan justru berbanding terbalik dengan nilai-nilai religiusitas. "Hari ke hari iptek semakin maju, tapi kebobrokan juga tambah maju, jadi iptek yang maju bukan malah pendalaman nilai religiusitas, tapi malah menjauhkan kita dari religiusitas, ini saya pikir sebuah paradoks" kata Mantan Ketua Bidang Hikmah PC IMM Surabaya tersebut ketika menyampaikan latar belakang tulisannya.

Dayat menambahkan bahwa buku yang ditulisnya merupakan esai-esainya yang ia tulis berdasarkan perngalaman pribadinya, selain itu ia juga menekankan bahwa dalam mengejar kemajuan iptek bukan berarti harus melakukan westernisasi di berbagai sektor, tapi lebih pada bagaimana belajar dari semangat bangsa barat untuk maju dan lebih berkembang dalam iptek dan tentunya tanpa meninggalkan aspek-aspek religiusitas.

"Ketika kita bilang iptek maka kita cenderung mengaca pada barat, dengan gemerlapnya, sementara ketika kita lihat bangsa timur banyak yang memandang bangsa yang gelap dan tertinggal, namun disitulah kuncinya, nilai religius ada disitu. Makanya bagaiman kemudian kita bisa menyelaraskan antara religiusitas dan iptek ini harus sejalan, harus seimbang", tuturnya.

Acara sendiri berlangsung cukup menarik dengan diskusi-diskusi hingga acara berakhir pukul 15.30 WIB. (dzar)

 

Kontributor: Ubay Nizar - Surabaya

Shared:
Shared:
1