Ketua PWM Jatim; Jangan suka meminta pada selain Allah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 30 April 2016 08:57 WIB

Lamongan -- ”Jangan suka meminta-minta kecuali kepada Allah, karena akan menurunkan derajat kita dihadapan manusia, biarlah Allah saja yang menjadi penolong kita,” pesan Saad Ibrahim, Ketua PWM Jatim ketika menyampaikan tausyiahnya dalam acara penutupan LKL (Latihan Kerja Lapangan) Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan di Kecamatan Kalitengah (29/4)

”Kita, warga Muhammadiyah harus memiliki irodah yang tinggi walaupun itu mustahil untuk kita wujudkan saat ini, karena pungguk harus merindukan surga dilapisan langit yang ketujuh. Bersihkan hati dari perasaan tidak enak dengan siapapun karena mereka yang dianugerahi surga oleh Allah adalah yang datang kepada Allah dengan membawa hati yang terhindar dari perasaan yang tidak enak dengan sesama.Bersihkan pula jiwa kita dari memakan yang haram dan syubhat agar doa kita diijabah oleh Allah,” tegasnya dihadapan warga Muhammadiyah Kalitengah,

Penutupan Latihan Kerja Lapangan tersebut adalah puncak acara dari rangkaian kegiatan dakwah selama 2 minggu, sejak tanggal 14-29 bertempat di kecamatan Turi dan Kalitengah. Agenda wajib ini dibebankan kepada 60 santriwan dan santriwati kelas 3 Madrasah Aliyah Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan. Total ada 10 ranting yang ditempati untuk LKL tahun ini.

LKL ini terlaksana sejak 1989, waktu itu masih bernama Panti Asuhan Darul Aitam. Baru sejak tahun 2000, Pondok Pesantren Al Mizan resmi didirikan dan mengusung cita-cita sebagai lembaga perkaderan yang fokus dalam pembentukan kader ulama, kader mubaligh, kader pemimpin. Panti Asuhan dan Pondok Pesantren yang terletak di desa Banjarmendalan ini juga ditunjuk sebagai Pilot Project Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Se-Jawa Timur.

”Acara LKL ini adalah bagian dari pendidikan Al Mizan kepada para santrinya, sebagai latihan dakwah dan pengabdian pada masyarakat. Bekal ini, diharapkan mampu menjadikan santri santri kami menjadi manusia yang berguna bagi Muhammadiyah dan Masyarakat,” tutur Anggun Imanto, yang juga Ketua Pelaksana LKL Al Mizan.

Latihan kerja lapangan ini ditanggapi positif oleh masyarakat.

”Di samping mampu menggerakan dakwah di masyarakat, acara ini menjadi solusi yang efektif dalam melatih kader yang akan terjun di masyarakat,” ujar salah satu warga.

Berbagai macam aktifitas dilakukan dalam kurun waktu 2 minggu ini, diantaranya mengisi khutbah jumat, kultum maghrib, mengajar TPA, mengajar SD/MI, bakti sosial, lomba-lomba, kemah bakti dan membuka les privat ba’da isya.

*Kontributor : Irvan Saifullah

Redaktur: Lutsfi

Shared:
Shared:
1