Pemuda Muhammadiyah Weleri Diskusikan Persoalan Umat Islam Bersama GP Anshor

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 16 April 2016 16:40 WIB

Kendal - Bertempat di gedung Muhammadiyah Dakwah Center Pimpinan Cabang Muhammadiyah Weleri, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Weleri menggelar kajian rutin tiap hari Selasa. Kajian biasanya diisi dengan bedah HPT dan MADM, namun pada Selasa (05/04) malam kemarin, diisi dengan diskusi yang membahas tentang persoalan umat Islam, khususnya di Kecamatan Weleri.

Dalam diskusi tersebut, PCPM Weleri mengundang perwakilan Gerakan Pemuda (GP) Anshor, Suwarno (Ketua PAC Weleri) dan Dasikin (mantan Ketua PAC Weleri) untuk turut bertukar pikiran dalam menyikapi permasalahan umat Islam, diantaranya dalam hal ekonomi, serta pembentengan umat dari pemurtadan.

Abdul Malik, salah satu pegiat PCPM, dalam pengantarnya menyebutkan bahwa dampak dari modernisasi, proyek jalan tol yang akan menerjang sebagian wilayah di Weleri, serta rencana pembangunan swalayan, akan berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat Weleri. Oleh karena itu, PCPM konsen untuk membentengi ekonomi umat, dengan mengembangkan usaha kecil menengah (UKM) dan sebagainya, dikalangan warga persyarikatan. PCPM juga menggelar kegiatan Jum’at Berkat, membagikan makanan kepada orang yang membutuhkan. Dengan itu, tidak terjadi kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi, sehingga masyarakat tidak berfikir yang ‘aneh-aneh’ dan melakukan perbuatan yang dilarang oleh agama. ‘Nek weteng ngelih, pikiran malih’ (red; kalau perut lapar, pikiran mudah berubah-ubah), ujarnya.

Suwarno, Ketua Umum Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Anshor Weleri, mengatakan bahwa program kristenisasi yang berlangsung didaerah pedesaan memang sudah sangat memprihatinkan. Diantaranya program ‘ziarek’ atau ziarah dan rekreasi dikawasan goa bunda maria, telah mampu menarik perhatian generasi muda, termasuk generasi Islam. GP Anshor menyikapinya dengan lebih membangun dan memakmurkan masjid yang berada disekitar kawasan tersebut.

Bagas Chairil Anwar, Sekretaris PCPM Weleri yang juga sebagai penyelenggara kegiatan, menuturkan bahwa terselenggaranya diskusi PCPM dan PAC GP Anshor Weleri ini dilatarbelakangi oleh rasa cemas generasi muda Islam tentang kondisi umat di Weleri. “Hampir 90% masyarakat Weleri adalah umat Islam, tapi Islam hanya menjadi penggembira, menang dalam jumlah tetapi kalah dalam langkah” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa PCPM dan GP Anshor sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa, namun karena masih terpetak-petakkan, akhirnya mempersempit potensi itu sendiri. PM dengan gerakan membentengi ekonomi umat dan GP Anshor yang memiliki basis massa yang cukup besar dan gerakan kultural yang sangat massif, keduanya sangat berpotensi untuk bisa menghimpun kekuatan umat Islam.

Sesuai dengan tema diskusi, “Sinergi NU dan Muhammadiyah, Menuju Islam Nusantara yang Berkemajuan”, Pemuda Muhammadiyah berharap dengan diskusi ini PM dan GP Anshor bisa bersinergi membangun umat Islam terutama di Weleri serta dari silaturahmi yang sudah terbangun ini, akan terhimpun kekuatan besar umat Islam di Weleri, menuju terwujudnya ‘baldatun tayyibatun warabbun ghafur’. (dzar)

 

(Reporter Kendal: Rifqi Khoirul Anam)

Shared:
Shared:
1