LPCR dan MPI Gelar Kopdarnas Penggiat Radio Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 25 Maret 2016 19:41 WIB

Sleman — Seluruh pengelola dan penggiat Radio Muhammadiyah dari se berbagai daerah di Indonesia, berkumpul dalam Kopi Darat Nasional (KOPDARNAS) pengelola dan penggiat Muhammadiyah, di LPMP DI Yogyakarta, Sleman, Jumat sore (25/3).

Para penggiat dan pengelola radio Muhammadiyah ini hadir di Yogyakarta bukan ingin berdemo karena banyak radio-radio komersial, namun para peserta Kopdarnas ini akan berdiskusi terkait keberlangsungan dakwah Muhammadiyah melalui Radio Muhammadiyah, baik di tingkat cabang dan ranting.

Ketua Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) PP Muhammadiyah, Ahmad Norma Permata dalam pembukaan Kopdarnas mengatakan, kumpulnya para penggiat dan pengelola radio muhammadiyah ini merupakan penjajakan awal dari munculnya radio dakwah Muhammadiyah di berbagai daerah.

“Kami ingin melakukan sinergi antar majelis dan lembaga, antara MPI dan LPCR dalam ranah pengembangan radio dakwah komunitas di ranting dan cabang Muhammadiyah”, ujar Norma.

Norma menambahkan, dengan kerjasama antar majelis dan lembaga ini diharapkan informasi dari masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah dapat tersalurkan tersampaikan dalam aplikasi broadcast.

LPCR berharap Kopdarnas bisa memberikan semangat awal dalam rangka menumbuhkembangkan dan menghidupkan kegiatan cabang dan ranting Muhammadiyah.

Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah, Widiyastuti, menjelaskan, acara ini adalah Mimpi yang sudah lama diinginkan Muhammadiyah, yakni mimpi tentang dakwah Muhammadiyah melalui media broadcast.

Widiyastuti berharap sinergi lintas majelis lembaga di Muhammadiyah dapat menghidupkan  semangat baik dalam rangka dakwah Muhammadiyah di cabang dan ranting. “MPI sebagai pelaksana teknis dari keberadaan Radio Muhammadiyah terus berperan memberikan kontribusi yang baik bagi persyarikatan”, ungkapnya.

Acara yang dibuka oleh Sekretaris PP Muhammadiyah, Agung Danarto ini diikuti oleh 80 pengelola dan penggiat radio muhammadiyah, baik komunitas, radio komersil, radio kampus, dan radio dakwah milik Muhammadiyah di berbagai daerah, di cabang dan ranting. Kopdarnas akan berlangsung hingga Ahad, (27/3) dan diputuskan tentang program pengembangan cabang dan ranting melalui media radio komunitas. (dzar)

Shared:
Shared:
1