Maknai Sumpah Pemuda dengan Peduli Keadaan Sosial

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 28 Oktober 2011 03:51 WIB

 

Yogyakarta- Untuk saat ini memaknai sumpah pemuda tidak harus dengan tindakan yang anarkis, demonstrasi yang berlebihan sampai terjadi tawuran antar berbagai oknum dan hal-hal yang berbau negatif lainnya. Banyak yang bisa kita lakukan sebagai pemuda dinegeri ini salah satunya dengan peduli terhadap  keadaan sosial yang terjadi disekitar kita.

Demikian disampaikan oleh Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (BEM UMY) Ahmad Janan Febrianto dalam diskusi terbatas dengan tema “Memaknai Sumpah Pemuda” di Kampus Terpadu UMY, kamis (27/10)

Janan menjelaskan, pemuda yang dalam hal ini adalah mahasiswa merupakan sahabat masyarakat. “masyarakat di Indonesia ini sangat percaya akan mahasiswa dan menjadi bagian terdepan dalam kelompok masyarakat” jelasnya.

Banyak sesuatu yang telah dilakukan oleh pemuda dari jaman penjajahan sampai dengan masuknya Indonesia di era reformasi. “kita tahu dulu dengan semangat pemuda akhirnya presiden Soekarno mengumandangkan Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, tahun 1966 Soekarno turun dari jabatannya sebagai Presiden dan tahun 1998 diikuti oleh Soeharto yang juga turun dari tahtanya sebagai presiden” ujarnya.

Janan juga menambahkan, kita memang patut meniru semangat para pemuda dahulu kala, tapi dengan kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat bagi lingkungan sosial kita. “kita tidak harus berbuat sama halnya dengan mereka pada jaman itu, tapi kita bisa melakukan hal-hal positif  seperti ikut peduli terhadap masyarakat dalam memperjuangkan haknya memperoleh seperti pendididkan, kesehatan dan lain-lain”. tambahnya

Ia juga berharap dengan peringatan sumpah pemuda ini, mahasiswa dapat terus memberikan kontribusi yang positif  dan mahasiswa dapat menjadi problem solver terhadap permasalahaan yang mendera masyarakat.

Shared:
Shared:
1