GKR Mangkubumi Dukung Program MPM PP Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 27 Januari 2016 00:10 WIB

Yogyakarta -  Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi mendukung program Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah yang berupaya meningkatkan kesejahteraan kaum marginal. Salah satunya, melalui Forum Corporate Social Responsibility (CSR) akan memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan kelompok dampingan MPM PP Muhammadiyah.

Demikian diungkapkan GKR Mangkubumi saat menerima audiensi MPM PP Muhammadiyah di rumahnya Panembahan Yogyakarta, Sabtu (23/1/2016). Rombongan MPM PP Muhammadiyah dipimpin Wakil Ketuanya, Budi Nugroho.

Lebih lanjut GKR Mangkubumi sangat mendukung upaya MPM PP Muhammadiyah yang menitikberatkan pada pemberdayaan perempuan. Sebab banyak kendala yang dihadapi perempuan agar bisa membantu keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan.

Selain itu, perempuan yang tidak terbiasa berfikir untuk maju juga menjadi kendala. “Ada keluarga miskin, tidak mempunyai ide untuk usaha. Kemudian mereka dibuatkan kelompok dan dibuatkan usaha, belum tentu bisa maju,” kata GKR Mangkubumi.

Karena itu, kata GKR Mangkubumi, para perempuan tersebut harus diberi tugas masing-masing. Misalnya, kelompok pembuat keripik pisang yang beranggotakan lima orang. Masing-masing anggota diberi tugas yaitu siapa yang memotong-motong pisang, menggoreng, mengemas dan pemasaran. Dengan cara ini diharapkan kelompok usaha tersebut tidak mengalami stagnan.

Sebelumnya, Budi Nugroho menjelaskan kiprah MPM PP Muhammadiyah dalam mendampingi kaum marjinal di antaranya, pedagang asongan, tukang becak, kaum difabel, usaha gula kelapa, usaha makanan kecil dan lain-lain. Usaha para dampingan ini sudah menunjukkan kemajuan, namun untuk kelanjutan perlu ada dukungan dari para stakeholder.

Untuk menambah wawasan para dampingan, lanjut Budi, MPM PP Muhammadiyah menggelar pengajian inspiratif yang mengundang pengusaha sukses untuk menjadi nara sumber. GKR Mangkubumi juga dijadwalkan untuk menjadi salah satu pembicara. “GKR Mangkubumi kita undang untuk pengajian inspiratif Ahad 31 Januari 2016, namun karena ada acara yang bersamaan tidak bisa hadir. Mudah-mudahan pada pengajian inspiratif berikutnya, beliau bisa hadir,” kata Budi. ***

Shared:
Shared:
1