Ditengah Gagal Panen Serius di Sukoharjo, Binaan MPM Siap Panen Sendirian

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 19 Februari 2011 11:02 WIB

Yogyakarta-Serangan hama wereng dan virus yang melanda Sukoharjo, membuat prosentase kegagalan panen padi di wilayah tersebut mencapai 80 persen, dan sudah mencapai tingkat yang membahayakan. Ditengah kegagalan panen tersebut, petani-petani dibawah binaan MPM sampai saat ini masih bisa bernafas lega, karena tanaman mereka masih bebas dari hama dan virus mematikan tersebut.

Demikian disampaikan konsultan ahli Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafii Latuconsina melalui sambungan telepon, Jum'at (18/02/2011). Menurut Syafii, kegagalan panen yang ada di wilayah Sukoharjo sangatlah serius, karena cakupan luasnya yang total hampir 20 ribu hektar sawah. Syafii menuturkan, hama wereng dan virus tersbut, menyerang hampir seluruh bagian dari padi, mulai dari akar, batang, dan daun, serta pasti akan menyerang seluruh tanaman yang ada di wilayah tersebut. "Tidak ada ceritanya tanaman akan selamat seandainya telah diserang, dan total akan menyerag seluruh tanaman di wilayah tersebut.

Binaan MPM Selamat

Syafi'i menjelaskan, sampai saat ini, petani-petani dibawah binaan MPM yang berada di 4 kecamatan yang diantaranya adalah Polokarto, telah menyerap sekitar 150 kelompok tani. “Sampai saat inisaya belum menerima laporan keru[sakan akibat hama, bahkan beberapa dari kelompok tani meloporkan bahwa seluruh tanaman yang mereka tanam dalam kondisi selamat dan tidak terpengaruh hama yang telah meluas di seluruh wilayah Sukoharjo,” jelasnya. Metode yang dilakukan MPM selama ini menurut Syafii adalah dengan menguatkan daya tahan tumbuhan tanpa menggunakan bahan-bahan kimia, sehingga selain kuat terhadap hama, juga sekaligus sehat untuk dikonsumsi. (mac)

Shared:
Shared:
1