Buku “Sejarah Muhammadiyah Jakarta” Dilaunching

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 12 Desember 2015 15:24 WIB

Jakarta – Akhirnya buku sejarah “Muhammadiyah Jakarta Dari Tanah Betawi Hingga Megapolitan” diterbitkan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta yang merupakan Kado dari PWM DKI Jakarta 2010-2015. Buku yang dieditori oleh Drs. H.M. Sudar Siandes, MM tersebut merupakan amanat dari PP Muhammadiyah tentang Sejarah Muhammadiyah yang pernah dibahas dalam Rakernas MPI PP di Yogyakarta. Buku yang dilaunching di kampus FKIP UHAMKA Jakarta pada Sabtu, 12/12/2015 dengan menghadirkan narasumber H. Ridwan Saidi dan DR H. Adhyaksa Dault, mantan Menpora.

Budayawan Tokoh Masyarakat Betawi H. Ridwan Saidi menyampaikan bahwa Muhammadiyah di Betawi dulu dikenal sebagai “Kaum Muda” yang pada tahun 1929 memulai sembahyang di lapangan karena pada waktu itulah baru dapat ijin dari Penjajah Belanda. Masa itu sholat di lapangan belum lazim karena katanya di lapangan ada tai kucing, apalagi ketika tahun 1942 yang Idul Fitri bertepatan khatib naik mimbar turun hujan deras, orang bertepuk melihat kejadian itu namun umat yang beribadah tidak kendur hatinya tetap teguh meski berhujan di lapangan. Setelah masa PRRI banyak migran dari Sumatera Barat maka Muhammadiyah Jakarta semakin berkembang.

Adhyaksa menambahkan bahwa Muhammadiyah DKI Jakarta dikenal dari amal usaha bidang Pendidikan dan Kesehatan, semestinya Jakarta adalah sangat strategis sebagai Pusat Kegiatan Muhammadiyah. Pengurus Ranting Muhammadiyah Setia Budi Jakarta Selatan yang pernah menjabat Menpora ini mengatakan bahwa banyak hal yang bisa dikembangkan bagi Muhammadiyah di Jakarta, Ibu Kota Negara Republik Indonesia. “Jakarta adalah Pusatnya Desa dan Jakarta juga Desanya Pusat, kita setuju semua agama baik namun tidak semua benar,” pungkasnya.

Buku Sejarah “Muhammadiyah Jakarta Dari Tanah Betawi Hingga Megapolitan” ini diharapkan ada kelanjutannya, masih banyak hal dalam Pergerakan Muhammadiyah di Betawi yang belum diangkat dalam tulisan, namun upaya ini adalah suatu langkah baik untuk memajukan Muhammadiyah dalam Gerakan Dakwah Pencerahan Menuju Jakarta yang Beradab dan Bermartabat. (mc)

Shared:
Shared:
1