Gubernur DIY Dukung Kerjasama UMY dengan Jerman

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 13 November 2015 21:40 WIB

Jerman - Tingkat kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung dan kanker di Indonesia tergolong tinggi, terutama tinggi di Yogyakarta. Hal ini mengingat Yogyakarta banyak dihuni oleh orang-orang tua, sedangkan tenaga medis dan fasilitas kesehatan yang dapat menangani kedua penyakit tersebut di Indonesia saat ini masih sangat minim.

Atas dasar itulah, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bersama Westfälische Wilhelms-Universität (WWU) Muenster dan Rumah Sakit Pendidikan Muenster, Universitätsklinikum Muenster (UKM) Jerman, melakukan kerjasama di bidang penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan kesehatan. Guna mendukung pembentukan kerjasama tersebut, Delegasi Gubernur DIY yang terdiri dari unsur Pemda DIY dan perwakilan dari UMY melakukan kunjungan kerja ke Jerman pada tanggal 2 hingga 8 November 2015.

Penandatanganan kerja sama dilakukan antara Rektor UMY, Prof. Dr. Bambang Cipto, M.A, Perwakilan WWU Munster, Dr. Ch. Hoppenheit, dan Medical Director UKM, Prof. Norbert Roeder di Kampus WWU Muenster, Jerman pada tanggal 4 November 2015. Turut hadir sebagai saksi penandatanganan tersebut Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Mantan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY yang sekaligus anggota dewan pengarah UMY, dr. Agus Taufiqurrohman, Sp.S., M.Kes.

Melalui kerjasama tersebut, para pihak menyepakati untuk saling bekerja sama menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan penanganan penyakit di beberapa bidang, termasuk di antaranya di bidang cardiovascular, bedah cardiovascular dan endovascular, kanker, dan pengobatan reproduksi. Para pihak juga menyepakati pertukaran informasi, dosen dan mahasiswa di bidang-bidang yang telah disepakati.

Kerjasama tersebut juga merupakan salah satu langkah UMY dalam usahanya untuk mendirikan Pusat Penanganan Penyakit Jantung dan Kanker yang direncanakan akan bertempat di PKU Muhammadiyah Unit II Gamping, Yogyakarta. Hasil dari kerjasama ini juga setidaknya mulai dapat dinikmati manfaatnya oleh masyarakat setelah enam bulan ke depan, di rumah sakit PKU Muhammadiyah.

Pada kunjungannya ke WWU Muenster, Gubernur DIY yang didampingi oleh Istri, GKR Hemas dan Kepala BKPM DIY, Totok Prianamto, juga menyempatkan diri untuk meninjau metode belajar mengajar di Fakultas Kesehatan WWU Muenster, serta meninjau fasilitas kesehatan di UKM.

Gubernur DIY menyampaikan apresiasi atas kemajuan pendidikan dan fasilitas di WWU Muenster dan UKM, serta menyampaikan harapan atas kerjasama antara UMY dengan WWU Muenster dan UKM. “Saya sangat senang berada di tempat ini, kampus yang sangat maju dan kreatif membantu kemajuan kesehatan masyarakat. Semoga kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta membawa manfaat dan mempererat persahabatan kedua negara,” ujar Sultan HB X.

Pada kesempatan berbeda, hal senada juga diungkapkan oleh Rektor UMY, Prof. Dr. Bambang Cipto. Saat ditemui di ruangannya pada Selasa (10/11), Prof. Bambang menyampaikan adanya kerjasama tersebut tentunya akan menguntungkan bagi UMY dan Yogyakarta. Karena setelah adanya kunjungan tersebut, UMY akan segera mengembangkan dan mendirikan Pusat Penanganan Penyakit Jantung dan Kanker (Cardiovascular) pertama di Yogyakarta. “Karena itu, kami juga berharap bisa meluaskan kerjasama ini dengan Pemerintah DIY,” ungkapnya

Selain melakukan pertemuan dan kunjungan ke WWU Muenster dan UKM, Delegasi Gubernur DIY juga melakukan pertemuan dengan Perwakilan Pemerintah Kota Muenster, Perwakilan Kementerian Kesehatan Jerman, Dubes RI Berlin, serta melakukan ramah tamah dengan masyarakat Indonesia di Muenster dan Berlin. (bhp-umy)

 

 

 

Shared:
Shared:
1