UMM Tuan Rumah International Student Summit

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 13 November 2015 17:30 WIB

Malang- Tak kurang 100 mahasiswa dari 40 negara akan berkumpul di kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Senin- Rabu (16-18/11) pekan depan. Mereka merupakan mahasiswa asing yang sedang studi di berbagai kampus di Indonesia dan menjadi peserta The 4th International Student Summit 2015. Ditempatkan di UMM, acara tahunan Dirjen Dikti Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi diyakini akan memiliki sentuhan berbeda.

Pembantu Rektor II UMM, Fauzan, mengatakan kehadiran mahasiswa asing di UMM harus dimaknai sebagai upaya kehumasan antar negara. Bagaimanapun mereka akan merekam kesan tentang Indonesia, khususnya tentang UMM, dan akan bercerita di negaranya ketika mereka kembali. Oleh karenanya, sambutan kepada mahasiswa asing itu harus sehangat mungkin dan membuat mereka terkesan dengan budaya UMM dan Indonesia.

“Kita telah terbiasa dengan pelayanan yang baik. Tetapi untuk mahasiswa asing ini kita harus bikin acara yang unik dan mengesankan buat mereka. Misalnya, kuliner tradisional, wisata alam dan permainan khas Indonesia,” usul Fauzan kepada panitia.

Kepala Kantor Kerjasama Internasional UMM, Abdul Haris, membenarkan selama di UMM mahasiswa asing akan disambut oleh Liaison Officer (LO) yang direkrut mahasiswa UMM. Selain itu mahasiswa asing yang kuliah di UMM juga dilibatkan untuk menjamu makanan tradisional. “Mahasiswa asing yang studi di UMM kan sudah akrab dengan bahasa dan tradisi kuliner Indonesia. Jadi mereka kita minta untuk memamerkan keterampilannya berpromosi kepada teman-teman mereka sesama mahasiswa asing,” terang Haris.    

Tak hanya itu, acara yang memang dimaksudkan untuk menjalin silaturahim antarmahasiswa asing itu juga diisi dengan permainan tradisional. Seperti balap karung, makan krupuk, dan balap bakiak.

“Acara intinya tetap seperti kongres di antara mereka. Tetapi untuk membuat kesan persahabatan maka kita berikan kesempatan acara tambahan. Nanti akan diakhiri dengan wisata bersama ke gunung Bromo,” kata asisten rector bidang kerjasama, Soeparto.

UMM merupakan kampus swasta pertama yang ditunjuk sebagai tuan rumah kegiatan ini. Sebelumnya, kegiatan ini diselenggarakan di kantor Dirjen Dikti pada tahun 2012, lalu tahun 2013 di Universitas Padjadjaran Bandung, dan tahun 2014 dilaksanakan kongres ketiga di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Kali ini kongres mengangkat tema “Pemartabatan Bangsa Melalui Bahasa Indonesia di Era Global”. 

Peserta yang sudah konfirmasi untuk hadir tercatat dari 40 negara. Antara lain, Jerman, Irak, Morocco, Korea, Mexico, Filipina, Afghanistan, Bangladesh, Burundi, Bulgaria, Cambodia, China, Egypt, Fiji, Gambia, India, Iran, Kolombia, Laos, Madagaskar, Malaysia, Myanmar, Namibia, Nepal, Nigeria, Pakistan, Palestina, Papua New Guinea, Rwanda, Serbia, Sierra Lione, Sudan, Tanzania, Thailand, Tunis, Uganda, Uzbekistan, dan Vietnam.  (nas/humas umm)

Shared:
Shared:
1