Dahlan Rais: Suatu Amaliah itu harus Kreatif Dan Solutif

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 28 Oktober 2015 04:30 WIB

Surakarta – Perkaderan di Muhammadiyah selama ini dilaksanakan melalui Darul Arqam (DA) maupun Baitul Arqam (BA) . Lewat DA atau BA, kata Ketua PP Muhammadiyah, Ahmad Dahlan Rais dalam Rapat kerja (Raker) Majelis Pendidikan Kader PP Muhammadiyah yang digelar di Surakarta, Sabtu –Ahad kemarin (24-25/10) menurut dia banyak yang mengatakan pelatihannya bagus, beda dengan yang lain, dan menyenangkan. Tugas MPK harus memaksimalkan itu.

Selain itu, kata Dahlan Rais, perlu juga memperluas jangkauan harus kita lakukan, sampai ke berbagai komunitas, dakwah komunitas untuk 5tahun ke depan, serta bagaimana melakukan kaderisasi terhadap kelompok komunitas tersebut.

Menyajikan model dakwah yang baru. Bisa memunculkan terobosan yang baru yakni Kreatif , perbuatan kita bersifat kebaruan, solutif, Apa yang kita tempuh ada unsur pemecah masalah. Divergen ,melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang.

Menurutnya, menjadi tantangan kita bersama. “Muhammadiyah sudah kehilangan tajdidnya, cenderung melakukan hal-hal yang biasa. Harus ada kebaruan,” tambahnya.

Raker MPK ini merupakan yang pertama pada periode Muktamar ke 47, pimpinan MPK, menyusun agenda tahunan dan lima tahun dalam menggelar perkaderan Muhammadiyah, dari pusat hingga ranting Muhammadiyah. (dzar)

 

Shared:
Shared:
1