Ketua Umum Berharap Musibah Mina Tak Terulang Kapanpun

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 25 September 2015 20:30 WIB

 Yogyakarta-Berkaitan dengan tragedi Mina pada Kamis, (24/9), Muhammadiyah telah menyampaikan belasungkawa pada para keluarga jama’ah yang menjadi korban. Haedar Nashir, selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan do’a untuk jama’ah haji yang menjadi korban pada tragedi tersebut. “Semoga hajinya mabrur  dan amal ibadahnya diterima disisi Allah,” katanya.

Seperti diinformasikan sebelumnya, sebanyak ratusan jama’ah Haji menjadi korban dalam tragedi yang terjadi pada pagi hari waktu setempat. Kejadian bermula saat jama’ah hendak berjalan menuju tempat melontar jumroh. Sebagian dari jama’ah tiba-tiba berhenti sehingga menyebabkan penumpukan jama’ah hingga berdesakan.

Haedar menyampaikan beberapa masukan untuk Pemerintah Saudi serta berharap agar Pemerintah Saudi sigap menangani musibah dan membenahi proses manajemen serta pengamanan. “Pemerintah Saudi agar sigap menangani musibah tersebut dan menjadi masukan agar peristiwa tersebut tidak terjadi lagi, dengan membenahi seluruh proses manajemen dan pengamanan yang optimum,” jelasnya melalui pesan singkatnya, (25/9).

Sedangkan kepada Pemerintah Indonesia, khususnya Amirul Hajj, Haedar mengungkapkan agar Pemerintah dapat menangani bencana ini dengan baik secara sigap dan tuntas. Berikutnya, komunikasi dengan keluarga jama’ah di tanah air juga harus dijaga dengan baik.

Amirul Hajj agar menangani dengan baik Jama’ah Haji Indonesia yang ikut terkena musibah secara sigap dan tuntas, termasuk komunikasi dengan pihak keluarga di tanah air, serta terus mengkoordinasikan prosesi pelaksanaan ibadah haji yang tersisa di Saudi agar berjalan dengan baik sampai jama’ah pulang ke tanah air dengan selamat dan mabrur,” ungkap Haedar.

Kepada keluarga korban, Haedar berpesan agar tetap tabah , ikhlas serta sabar dalam menghadapi musibah ini. Dan bagi jama’ah haji Indonesia agar dapat melaksanakan prosesi ibadah haji dengan tetap tertib, mengikuti slot waktu jamarat yang telah diatur serta tetap menjaga kesahatan. (Iim Halimatus sa’diah) (mac)

Shared:
Shared:
1