Peminat Meningkat Drastis, UMM Fokus Peningkatan Mutu

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 12 Agustus 2015 20:56 WIB

Malang - Dibanding tahun lalu, calon mahasiswa baru (camaba) yang meminati Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengalami peningkatan drastis. Jika tahun lalu total pendaftar gelombang I, II & III mencapai kisaran 14 ribu, tahun ini, pendaftar gelombang I & II sudah menembus 22 ribu camaba. Itu belum termasuk gelombang III yang akan dibuka 14 Agustus mendatang.

Data tersebut berdasarkan pendaftaran online via situs Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMM, pmb.umm.ac.id, masing-masing pendaftar gelombang I sebanyak 9.921 orang dan gelombang II 12.145 orang. Sekalipun peminat meningkat drastis, menurut Pembantu Rektor I Prof Dr Bambang Widagdo MM, tahun ini UMM ingin mengurangi kuota penerimaan mahasiswa baru.

 “Tahun lalu, UMM menerima lebih dari 7000 mahasiswa baru, tahun ini sekalipun peminatnya membludak, kuotanya justru kami turunkan menjadi 6000 karna kami ingin fokus pada kualitas dan pelayanan,” kata Bambang saat tengah mengunjungi salah satu lokasi tes gelombang II di Gedung Kuliah Bersama (GKB) I UMM, Senin (10/8).

Bambang menilai, sebagai kampus yang terfokus pada kualitas, UMM sangat memperhatikan perimbangan rasio dosen-mahasiswa serta mutu layanan, misalnya pengadaan fasilitas dan sarana prasarana yang sesuai dengan kebutuhan serta jumlah mahasiswa.

 “Sebagai kampus swasta, modal utama UMM adalah kepercayaan publik. Karna itu kami tidak mau main-main dalam hal peningkatan kualitas dan layanan. Itulah yang kami andalkan untuk melahirkan lulusan yang berdaya saing tinggi,” jelasnya.

Terkait pelaksaan seleksi, mengingat jumlah peserta ujian yang sangat membludak, kegiatan dilakukan di seluruh ruangan di kampus I, II, dan III. Sejumlah unit bisnis juga dimanfaatkan, seperti UMM Dome, Rumah Sakit UMM, Rusunawa, dan ruang-ruang pertemuan di hotel UMM Inn. Bahkan, UMM harus menyewa ruang-ruang kelas di Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Tlogomas.

Secara umum, lanjut Bambang, pelaksanaan tes berjalan lancar dan tertib, mengingat UMM menggunakan standar keamananan tingkat tinggi melalui kerjasama dengan Kepolisian Resor (Polres) Malang. “Ini terkait kredibilitas kampus, jangan sampai joki mengacak-ngacak dunia pendidikan. Mengingat kepercayaan terus meningkat, maka kita punya amanah agar bisa memenuhi ekspektasi publik bahwa UMM adalah kampus yang berintegritas,” terangnya.

Bambang menambahkan, UMM rencananya tetap akan membuka penerimaan gelombang III, namun untuk program studi yang secara kuota terpenuhi berdasarkan standar passing grade tidak akan dibuka lagi. “Yang sudah pasti tidak akan dibuka lagi adalah Fakultas Kedokteran, Untuk fakultas dan jurusan lain, masih menunggu hasil tes gelombang II ini,” ujarnya. (han)

Shared:
Shared:
1