Islam Adalah Agama Kemajuan dan Keunggulan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 21 Juli 2015 16:55 WIB

Yogyakarta- Islam menganjurkan kepada pemeluknya untuk mampu menampilkan kehidupan yang maju dan dinamis, bukan kehidupan yang pasif dan stagnan. Ketua UmumPimpinan Pusat Muhammadiyah, Din Syamsudin, mengatakan hal tersebut pada Jumat (17/7) Khutbah Idul Fitri 1436 H di Alun-alun utara Yogyakarta.

Dalam khutbah ini mengambil judul “Mendaki Ketakwaan Meraih Hidup Berkemajuan” Din menambahkan bahwa Islam menuntut umat Islam untuk mampu merebut kemajuan dan keunggulan dalam berkebudayaan dan berperadaban. Menurutnya, pesan dan watak Islam agar umat Islam menempuh jalan mendaki dalam keberagaman dan kehidupan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi umat Islam dan bangsa dewasa ini.

 “Pada era modern dan global dewasa ini, setiap muslim di tuntut untuk mampu menampilkan komitmen ketauhidan dan kehanifan, yakni berpegang teguh pada nilai-nilai agama dan bersikap konsekuen serta konsisiten dalam menjalankanya,” ungkap Din.

Din juga mengatakan sebagai umat tengahan umat Islam diserukan untuk menampilkan bukti-bukti kemajuan kebudayaan dan peradapan. Islam Jalan Tegah seperti itu mungkin bisa menjadi solusi bagi Indonesia menuju kebangkitan, kemajuan, dan keunggulan.

Jalan Tengah ini perlu menjadi kesadaran bagian kesadaran umat Islam dan bangsa Indonesia.  Jalan Tengah perlu mengkristal menjadi watak bangsa merdeka,”ujarnya.

Din menyerukan kepada umat Islam untuk bangkit menampilkan wawasan Islam berkemajuan untuk menjadi pilar terwujudkannya Indoensia Berkemajuan, dengan mengaktualisasikan watak-watak insan tauhidi yang merdeka.(arif s) (dzar)

 

Shared:
Shared:
1