Din Syamsuddin Resmikan Islamic Center UAD

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 21 Juni 2015 19:35 WIB

Bantul – Mahasiswa UAD boleh berbangga, karena masjid kampusnya sudah bisa digunakan dan baru saja diresmikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, kemarin Jumat (19/6). Masjid kampus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta akhirnya selesai dibangun sejak awal 2014. Masjid yang dibangun dengaan dana Rp 38,5 milyar ini berada di Kampus IV UAD di Desa Tamanan, Banguntapan, Bantul. Masjid tersebut diresmikan pemakaiannya oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, dan disaksikan oleh seluruh civitas akademika UAD.

Masjid UAD ini juga memiliki Islamic Center yang akan menjadi pusat kajian Ilmu-ilmu ke Islaman di Yogyakarta. Din Syamsuddin dalam kesempatan itu berharap agar masjid kampus UAD ini bisa menjadi pusat kajian Islam di Yogyakarta.

"Ini tanggungjawab untuk UAD tidak meninggalkan keilmuan dan keagaamaan. Masjid dan Islamic Center UAD ini saya harap bisa menjadi Pusat Studi Kemuhammadiyahan yang akan memgembangkan pemikiran-pemikiran Islam," ujarnya.

Kaderisasi Ulama, menurut Din, adalah sebuah keharusan bagi Muhammadiyah melahirkan dan membina kader-kader ulama melalui Islamic Center ini, Din mengharapkan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah harus terus mengawal kader-kader ulama Muhammadiyah.

Rektor UAD, Kasiyarno mengatakan, masjid UAD ini dibangun dengan tiga lantai. Tempat ibadah utama ada di lantai dua dan tiga. Sedangkan lantai pertama akan dIfungsikan sebagai kantor masjid, kantor Majelis Tarjih Muhammadiyah dan perpustakaan.

"Lantai pertama ini dilengkapi pula dengan ruang konsultasi keagamaan, museum ke-Islam-an, ruang konferensi maupun diseminasi kajian-kajian Islam," ungkapnya.

Universitas Ahmad Dahlan menjadi sebuah kampus yang berkembang pesat.  Perkembangannya menuntut fasilitas yang lebih bukan hanya untuk kepentingan akademik namun juga untuk membangaun moralitas seluruh civitas. Masjid Islamic center yang berada di Jalan Lingkar selatan dekat terminal Giwangan ini berdiri megah dengan daya tampung 5000 jamaah.

Ramadhan tahun ini Masjid Islamic center UAD mulai difungsikan untuk kegiatan ibadah sholat lima waktu, teraweh, shalat jumat, pengajian dan kajian. Seperti disampaikan oleh ketua panitia ramadhan di kampus UAD, Nur Kholis, masjid ini bukan hanya untuk sivitas akademik UAD saja namun  juga dibuka untuk umum. Khususnya untuk ramadhan tahun ini  panitia menyiapkan  makan takjil bagi jamaah, imam salat teraweh dan shubuh oleh para hafidz yang sudah diseleksi dan menghadirkan para penceramah yang sudah terkenal, seperti mantan ketua umum PP Muhammadiyah Amien Rais, Mantan Ketua MK, Mahfudz MD, dan Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas dan pembicara kondang lainnya.

Selain dihadiri para tokoh nasional, selama dua puluh hari akan diadakan buka bersama untuk 200 sampai 300 orang dimasjid tersebut. 10 hari terakhir akan diadakan tahsin al-Qur’an bersama. (dzar)

 

Foto Terkait:

Shared:
Shared:
1