UHAMKA Tuan Rumah Pertemuan APPRITTL ke-2

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 01 Oktober 2011 15:30 WIB

 

Jakarta- Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA)  menjadi tuan rumah pertemuan Asian Policy, Practice, and Research in Technology Transformed Learning (APPRITTL) ke-2. Pertemuan internasional yang dihadiri delegasi dari Taiwan, Hongkong, Malaysia, Thailand, Jepang, Singapura dan Indonesia itu digelar di Gedung Utama  UHAMKA , Pasar Rebo, Jakarta, (30/9) 2011.

 

Rektor UHAMKA, Prof. Dr. H. Suyatno, M.Pd menegaskan APPRITTL merupakan organisasi non-profit yang berkepentingan dengan kebijakan, praktek, dan penelitian tentang pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bagi proses pembelajaran.

Pertemuan APPRITTL ke-2 yang digelardi UHAMKA ini, lanjut Prof. Suyatno merupakan tindaklanjut dari pertemuan APPRITTL yang pertama di National Central University (NCU) Taiwan tahun 2010.

“Saya  menyambut baik dan merasa bangga dengan ditunjuknya UHAMKA sebagai tuan rumah pertemuan APPRITTL yang ke-2.  Dalam forum internasional ini, UHAMKA merupakan satu-satunya wakil Indonesia dalam APPRITL,” ujarnya kepada wartawan.

Rektor UHAMKA menambahkan tujuan dari digelarnya pertemuan internasional ini adalah untuk berbagi pengetahuan, pandangan dan pengalaman dari pakar dan professional dalam bidang pembelajaran, tekonologi informasi dan komunikasi, dan teknologi pendidkan dalam rangka mengintegrasikan tekonologi dalam pembelajaran.

 

Pertemuan internasional yang berlangsung pada 30 September hingga 1 Oktober 2011 itu terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama, workshop terbatas yang diikuti oleh tim APPRITL, diantaranya Prof. Tak Wai Chan dari National Central University, Taiwan, Prof. Fu Yun Yu dari National Cheng-Kuhng University, Taiwan, Prof. Kamariah Abubakar dari Universitas Putera Malaysia, Prof. Wong Su Luan dari Universitas Putera Malaysia,  Dr. Siu Cheung Kong dari Hongkong Institute of Education, Prof. Riichiro Mizoguchi dari Osaka University, Jepang, Dr. Hartoyo, Muhammad Lukman MA, Prof. Dr. Suyatno, M.Pd, Dr. Gunawan Suryoputro, Dr. Muchdie MS, Drs. Zamah sari, M.Ag, Dr. Pudjo Sumedi dan dosen-dosen UHAMKA.

 

Dalam workshop terbatas dibahas sejumlah isu yang berkaitan dengan penelitian, praktik dan kebijakan dalam pembelajaran berbasis teknologi. Forum tersebut juga mengulas tentang Asian Pasific Society for Computer in Education (APSCE) dan Internasional Conference on Computers in Education (ICCE) serta pembicaraan pertemuan APPRITL ke-3, pertukaran informasi tentang seminar, simposium dan kemungkinan kerjasama diantara negara-negara tersebut.  

 

Sesi kedua digelar Seminar Internasional pada 1 Oktober 2011 dengan pembicara kunci Prof. Dr. Romy Zowksy, pakar teknologi dan informasi dari Syacuse University Amerika dan, Prof. Riichiro Mizoguchi dari Osaka University, Jepang. Seminar internasional ini akan dihadiri 350 peserta dari Kementerian Pendidikan Nasional, Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) se-Indonesia, lembaga internasional dan perguruan tinggi negeri dan swasta.

 

Sebagai universitas  yang sedang merintis menuju tingkat internasional, tambah Prof. Suyatno, UHAMKA merasa perlu  mengembangkan networknya untuk lebih meningkatkan mutu proses pembelajarannya dan manajemennya. UHAMKA siap belajar dari lembaga lain yang lebh baik. UHAMKA sepakat bahwa di era  teknologi ini, pemanfaatan komputer dengan internetnya sangat penting dalam memperkaya metode belajar mahasiswa dalam belajar. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) juga sangat penting bagi dosen dan karyawan. Pemanfaatan TIK dalam proses pembelajaran dapat membuat siswa dan guru lebih nyaman, lebih menarik dan lebih menolong dalam proses pembelajaran.

“Saya meyakini bahwa forum internasional ini akan memberikan dampak positif bagi UHAMKA terkait dengan peningkatan keberhasilan pembelajaran melalui tekonologi informasidan komunikasi (TIK). Karena TIK akan mendorong mahasiswa menyerap banyak pengetahuan yang ditransfer dosen,”ujarnya.

Prof. Suyatno pun menegaskan dengan ditunjuknya UHAMKA menjadi tuan rumah pertemuan APPRITTL ke-2 makin menunjukkan bahwa UHAMKA siap menuju Universitas Kelas Dunia (World Class University). Selain itu juga UHAMKA akan meningkatkan kerjasama dengan berbagai universitas di di dalam dan luar negeri. (www.uhamka.ac.id)

 

Shared:
Shared:
1