SMA SMAMDA Raih Medali Emas Dalam International Science Project Olympiad

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 15 Mei 2015 07:16 WIB

Sidoarjo- Prestasi membanggakan kembali diraih oleh para siswa Muhammadiyah, kali ini SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Kali ini, siswa yang mempunyai keahlihan di bidang technology itu mampu meraih juara I dalam ajang Gold Medal kategori teknologi.

Siswa yang mampu bersaing dengan 25 negara dan meraih juara pertama itu adalah Ahmad Habib Almutawakil kelas XI IPA dan Prasetyo Langgeng Utomo kelas XI IPA. Mereka mendapatkan juara pertama di bidang Gold Medal (technology) kategori teknologi dalam ajang International Science Project Olimpiade (ISPRO) yang digelar di kantor Kemendikbud Jakarta, 3 hingga 9 Mei 2015 lalu.

Ahmad Habib Almutawakil kelas XI IPA kepada wartawan menjelaskan, saat mengikuti kompetisi dengan beberapa pesaingnya dari luar negeri, dirinya yakin bahwa kursi roda otomatis dengan perangkat joy stick miliknya itu mampu menandingi lawannya.

“Kami sangat bangga dengan hasil yang telah kami raih selama mengikuti kompetisi di Jakarta. Sebagai pelajar, kami selalu berupaya untuk meraih prestasi setinggi mungkin. Tujuannya untuk membawa nama baik sekolah dan orang lain disekitar kami,” ucap Habib dalam release yang disampaikan Kamis (14/5).

Kepala sekolah SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Wigatiningsih mengaku sangat gembira melihat prestasi yang telah diraih oleh para siswanya. Menurutnya, siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo ini sering mendapatkan juara dalam kejuaraan robotic.

“Alhamdulillah, di Smamda (SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo) untuk kesekian kalinya mendapatkan juara. Tahun ini siswa kami meraih juara tingkat Internasional yang mampu mengharumkan nama baik bangsa Indonesia. Karena mereka mampu bersaing dengan 25 negara dalam kompetisi robot,” ungkap Wigatiningsih.

Tidak hanya itu saja, lanjut Wigatiningsih, usai mengikuti kompetisi di Jakarta, para siswa kami langsung mengikuti lomba robot yang diadakan oleh ITS dan mampu meraih juara dua.

“Disusul juara II, adalah prestasi puncak anak-anak yang ditunggu-tunggu. Kebetulan acaranya di Indonesia sehingga lokasinya mudah untuk dijangkau dan mereka mampu meraih juara kedua di ITS,” imbuhnya.

Lebih lanjut Wigatiningsih menyatakan bahwa Juara I di kursi cerdas yang telah diraih siswanya itu akan digunakan untuk membantu para lansia mulai dari berdiri dan sebagainya. “Semoga hasil karya anak Didik kami bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” tandasnya.(YP)(mac)

Shared:
Shared:
1