Rektor UMP: Seminar Pra-Muktamar Modal Pemikiran Muhammadiyah Abad Kedua

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 09 Mei 2015 10:57 WIB
Purwokerto - Seminar Pra - Muktamar yang dilaksanakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah diberbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah, menjadi modal pemikiran strategis bagi Muhammadiyah untuk melangkah di abad kedua-nya. 
 
Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Syamsuhadi Irsyad, saat memberikan sambutan dalam seminar Pra-Muktamar di Aula UMP, Purwokerto, Jawa Tengah, Sabtu (9/5). Dari seminar Pra-Muktamar menurut Syamsuhadi Irsyad, dapat terkumpul berbagai gagasan, ide, serta pemikiran cerdas dari para tokoh Muhammadiyah atau di luar Muhammadiyah mengenai profil serta tantangan Muhammadiyah masa kini. "Dari seminar tersebut (Pra-Muktamar) diharapkan, bisa terkumpul berbagai materi yang membawa pada kemajuan bersama untuk abad kedua yang sudah memulai beberapa tahun lalu," jelasnya. Rangkaian seminar dengan topik yang berbeda dan variasi pemateri, serta lokasi seminar yang berputar diantara Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah, membuat semakin beragam sumbangsih pemikiran yang disampaikan. 
 
Lebih lanjut menurut Syamsuhadi Irsyad, berbagai macam pemikiran yang terkumpul dalam Pra-Muktamar nantinya dapat menjadi strategi dan model gerakan yang mampu ditangkap masyarakat secara luas, dan memperoleh kemanfaatan secara nyata. "Pemikiran yang terkumpul melalui seminar Pra-Muktamar, diharapkan menjadi strategi dan model gerakan sosial baru inspirasi muhammadiyah menuju Indonesia berkemajuan yang sesuai dengan tema. Hasil Pemikiran juga harus bisa berkemampuan untuk mengembangkan diri pada level formal terstruktur sehinga Muhammadiyah tampil dan membawa kemajuan pada sekitar juga membawa berbagai hal yang diperlukan masyarakat," terangnya. Seminar Pra Muktamar di Universitas Muhammadiyah Purwokerto mengambil tema “Strategi dan Model Gerakan Sosial Baru: Inspirasi Muhammadiyah Menuju Dunia Berkemajuan” dengan narasumber diantaranya, Mantan Direktur LAZISMU Ahmad Imam Mujadid Rais, Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat PP Muhammadiyah Said Tuhuleley, Zaenuddin Maliki Mantan Rektor UM Surabaya, dan pemateri lainnya yang berangkat dari latar belakang akademis serta praktisi. (mac)
 
Shared:
Shared:
1