Mahasiswa Pendidikan Ulama Sulsel Latih Masyarakat Tentang Pertanian Organik

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 25 Februari 2015 10:21 WIB

Enrekang-Atas bimbingan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah Sulawesi Selatan, mahasiswa Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) Universitas Muhammadiyah Makassar melatih kelompok petani mengenai pertanian organik yang ramah lingkungan di Desa Pasui, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang, Senin (23/2).

 

Menurut Ketua MPM Sulsel Husni Yunus, pelatihan pertanian organik yang didalamnya juga memuat pembuatan pupuk dan pakan organik oleh mahasiswa PUTM diharapkan menjadi keunggulan ulama Muhammadiyah yang mampu berbicara masalah pertanian. “Program ni akan dikembangkan di Kabupaten Enrekang, khususnya di desa Pasui untuk pertanian terpadu ramah lingkungan dengan pembuatan pupuk dan pakan organik, dan tentunnya nantinnya diharapkan menjadi desa binaan MPM Muhammadiyah dan Unismuh Makassar.

 

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Enrekang, Kamaruddin Sita mengatakan, program ini merupakan program yang sangat dinantikan masyarakat khususnya para petani, karena merupakan program yang  dipadukan antara pembinaan keagamaan dan pendampingan pertanian organik ramah lingkungan, sehingga para petani mendapatkan kemampuan yang lebih baik dengan kemampuan antara peningkatan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas iman dan takwa pada Allah SWT. “Pengelolaan pertanian saat ini telah mengalami kondisi yang sangat memprihatinkan, dimana sumber kehidupan petani saat ini kurang produktif akibat pestisida yang sangat berlebihan, sehingga hampir tidak ada lagi tanaman yang tidak teracuni, sementara terjepitnya petani karena mahalnya harga pupuk. Melalui program (pelatihan pertanian organik) ini memberikan kegembiraan pada para petani karena mereka dapat mengatasi kesulitan pupuk dengan membuat sendiri menggunakan limbah peternakan dan buah-buahan sisa, serta tanaman hayati yang dengan mudah ditemukan di sekitar lingkungannya. (hy)(mac)

Shared:
Shared:
1