UHAMKA: Perguruan Tinggi Miliki Peran Besar Lahirkan Generasi Kreatif dan Inovatif

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 21 September 2011 13:35 WIB

 

Jakarta- Guru Besar Luar Biasa Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (UHAMKA), Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, SH. M.Si., memberikan kuliah umum pada 2.105 mahasiswa baru UHAMKA pada 19 September 2011 di Kampus FKIP Pasar Rebo. Jakarta Timur.

Dalam orasi ilmiahnya yang bertajuk Membangun Generasi Muda yang Kreatif dan Inovatif, Prof. Sylviana Murni menegaskan perguruan tinggi memiliki peran besar dalam upaya membangun generasi muda yang kreatif dan inovatif. Lewat pendidikan tinggi itulah, generasi muda memperoleh berbagai macam ilmu yang berbasis agama maupun pengetahuan umum.

“Sebuah negara akan menjadi besar apabila didukung oleh para generasi muda yang sadar bahwa pendidikan itu penting bagi mereka. Lewat lembaga pendidikan itulah semangat kreatif dan inovatif akan muncul,” ujarnya.

Menurut Sylviana, negara harus member kesempatan seluas-luasnya kepada generasi muda untuk mengenyam dunia pendidikan agar dapat mewujudkan jiwa kreatif dan inovatifnya demi berlangsungnya pembangunan nasional.  Karena pendidikan merupakan kunci utama memajukan bangsa ini.

Mantan Walikota Jakarta Pusat itu sangat yakin dengan potensi generasi muda Indonesia. Karena mereka merupakan golongan yang imajinatif, kreatif dan inovatif. Selain itu, mereka juga selalu ingin mencoba hal yang baru, sulit untuk dikekang dan selalu haus akan keberhasilan. Sayangnya, potensi mereka seringkali belum dimanfaatkan secara optimal. Potensi mereka cenderung dimanfaatkan untuk memobilisasi kepentingan elit tertentu.

Oleh karenanya,  Prof. Sylviana berharap pemerintah segera menyadari dan segera mengoptimalkan potensi yang dimiliki gegerasi muda demi berjalannya proses pembangunan nasional. “Pembangunan nasional merupakan kelanjutan untuk memajukan kehidupan bangsa. Modal utamanya adalah generasi bangsa yang cerdas dan kreatif, yang memiliki kepekaan pikiran, daya imajinasi yang tinggi, rasa keingintahuan serta mampu untuk menemukan atau menciptakan hal-hal baru,”tegasnya.

Dalam bagian lain orasi ilmiahnya, Prof Sylviana Murni menyatakan bahwa perguruan tinggi di tanah air merupakan lembaga tinggi yang melahirkan banyak professional dalam berbagai bidang. Para professional keluaran perguruan tinggi ini amat sangat dibutuhkan oleh dunia usaha dan industri. Oleh karenanya hubungan antara dunia industri dan dunia pendidikan adalah mutlak. Antara keduanya saling membutuhkan.

Agar kedua dapat berjalan dengan baik, Prof. Sylviana mengharapkan para tenaga professional dari perguruan tinggi meningkatkan kualitas diri dengan berbagai ide kreatif dan inovatif. Ini sangat penting dalam upaya memenangkan persaingan yang makin ketat antar dunia usaha.

Semangat kreatif dan inovatif, lanjut Prof. Sylviana hanya akan didapat bila generasi muda mampu keluar dari lingkungannya, memiliki sengat disiplin yang kuat,  memiliki komitmen tinggi, jujur, mandiri dan realitas.

Semangat kreatif dan inovatif memang tidaklah mudah. Perlu jalan berliku dan kesabaran dalam mewujudkannya. Namun begitu, Prof. Sylviana optimis, generasi muda Indonesia masih memiliki semangat kreatif dan inovatif dalam mewujudkan cita-citanya.

“Generasi muda Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk mengembangkan khazanah keilmuan melalui kerja keras dan kegigihan. Hanya dengan kerja keras, keuletan dan kegigihanlah bangsa ini akan tumbuh berkembang menjadi bangsa yang besar serta mampu mengejar ketertinggalan di semua aspek kehidupan. Oleh karena itu, sebagai generasi muda tidak perlu merasa pesimis karenanya,” ujar Prof. Sylviana (www.uhamka.ac.id)

Shared:
Shared:
1