Amien Rais: Kader Muhammadiyah Harus Bisa Ber-Tauhid Sosial

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 26 Januari 2015 20:30 WIB

Sleman – Hari keempat Darul Arqam dan Pelatihan Instruktur Nasional (Dapimnas) Majelis Pendidikan Kader (MPK) PP Muhammadiyah, menghadirkan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. HM Amien Rais. Amien menyinggung masalah kader Muhammadiyah yang masih belum memahami tentang konsep tauhid sosial. Sesungguhnya orang yang betauhid sosial itu, menurut Amien Rais, adalah sosok umat Islam yang mengejawantahkan menjadi makhluk yang punya kepedulian terhadap masalah sosial. Dapimnas MPK PP Muhammadiyah ini dilaksanakan sejak hari Jumat (23/1) hingga Jumat depan (30/1) di Gedung Diklat PPPPTK Seni Budaya, Kaliurang, Sleman, DIY.

Amien menambahkan, Islam bukan hanya agama Tauhid yang berarti meng-Esa-kan Allah semata tetapi lebih dari itu. Di dalam ajaran Tauhid terdapat nilai-nilai sosial yang tinggi seperti keadilan, demokrasi, persamaan, dan pemerataaan.

“Islam bukan hanya agama langit yang tidak membumi. Sebaliknya Islam membawa keselamatan di dunia dan akhirat. Tauhid sosial ini berarti Islam bukan hanya agama yang melulu mementingkan ritualitas kosong melainkan agama yang berinteraksi dengan masalah-masalah sosial seperti kemiskinan, penindasan, kezaliman, kediktatoran dan lain sebagainya.” tegasnya.

Amien berharap lulusan kader Dapimnas ini harus berinteraksi dengan berbagai permasalahan sosial dan menanggulanginya. Al-Qur’an dan Al-Hadis tidak melulu bicara soal ibadah tetapi juga bicara mengenangi masalah-masalah sosial. Oleh karena itu seorang kader yang saleh bukan hanya senang beribadah ritual di masjid-masjid melainkan harus turun ke masyarakat dan ikut berkontribusi menanggulangi berbagai permasalahan sosial. (dzar)

 

 

Shared:
Shared:
1