Din: Nilai Kemuhammadiyahan Harus Diaktualisasikan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 26 Januari 2015 13:20 WIB

Sleman - Faktor-faktor yang medorong perubahan Indonesia, Faktor internal dan eksternal ditambah dengan kekuatan umat Islam yang mayoritas, namun apabila kemayoritasan ini tidak berjalan dengan baik akan menjadi gagal. Hal itu disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin dalam acara Darul Arqam dan Pelatihan Instruktur Nasional, Majelis Pendidikan Kader (MPK) PP Muhammadiyah, di Gedung PPPPTK Seni Budaya Sleman Yogyakarta, Ahad sore kemarin (25/1).

Din menambahkan bahwa Muhammadiyah perlu melakukan respon positif dalam mengatasi problem faktor-faktor di atas. Muhammadiyah perlu memiliki pertahanan diri dalam menyelesaikan masalah sosial masyarakat saat ini. Din juga menegaskan bahwa Muhammadiyah harus punya strategi kebudayaan, karena ini semua akan membawa Muhammadiyah dalam hal penyesuaian diri terhadap hal baru.

“Muhammadiyah abad kedua akan berbeda dengan Muhammadiyah Abad Pertama, oleh sebab itu kader Muhammadiyah harus sudah siap menerima tantangan abad kedua ini,” ujarnya.

Din juga berpesan untuk dapat membentuk karakter komptensi kader dalam menghadapi tantangan tersebut. Kader Muhammadiyah harus memahami nilai Kemuhammadiyahan secara mendalam, pemahaman nilai Muhammadiyah harus diaktualisasikan dalam masyarakat.

MPK PP Muhammadiyah menyelenggarakan Dapimnas ini dalam rangka membentuk  kader instuktur baru dalam hal melakukan kaderisasi di lingkungan Muhammadiyah dalam pelatihan Darul Arqam di setiap daerahnya. Kegiatan dilaksanakan sejak hari Jumat (23/1) hingga Jumat mendatang (30/1).(dzar)

Shared:
Shared:
1