Ribuan Pendekar Tapak Suci Siap Kawal Muktamar Muhammadiyah - 'Aisyiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 21 Januari 2015 15:57 WIB

Makassar-Ribuan pendekar Pencak Silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah di siagakan mengamankan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 47 di Makassar pada tanggal 1 sampai dengan 7 Agustus 2015 yang pembukaannya di tempatkan di lapangan karebosi Makassar. Hal tersebut  diungkapkan Ketua Umum panitia pelaksana Muktamar, Ir.HM.Syaiful Saleh,M.Si dalam rapat koordinasi tim Humas dan Syiar Muktamar di Pusat Dakwah Muhammadiyah jl. Perintis kemerdekaan no 38 Makassar, Kamis (15/01/2015).

 

“Muktamar ini merupakan perhelatan besar di abad ke 21 ini, dimana akan dihadiri sekitar 6000 peserta Muktamar dan ratusan ribu penggembira seluruh indonesia, yang akan didukung dengan sepuluh acara pendukung, yakni Silaturahmi Internasional Tapak suci, silturahami kader Muhammadiyah di eksekutif, Legislatif, yudikatif dan pengusaha Muhammadiyah, seminar internasional, Munas Majelis Tarjih (Ulama Muhammadiyah sedunia), Jambore Nasional Pandu Hizbul Wathan, tamu tani dan nelayan Muhammadiyah se Indonesia,” tutur Syaiful. Perhelatan ini jelas Syaiful, akan membahas program kerja Muhammadiyah dan Aisyiyah periode 2015 - 2020, serta suksesi kepemimpinan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

 

Temu Alumni Muallimin

Ribuan alumni Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta rencananya juga akan mengadakan temu Alumni pada momen Muktamar Muhammadiyah di Makassar yang di agendakan pada tanggal 1 Agustus 2015 bertempat di kampus Unismuh Makassar. Menurut panitia temu alumni Muallimin, Irvan Mawardi pada rapat alumni di gedung dakwah Pimpinan Pusat Muhammadiyah Menteng Raya no 62  Jakarta, Sabtu (17/01) acara tersebut bertujuan untuk menyatukan semua alumni yang saat ini sudah berhasil dibidangnnya baik yang ada di Indonesia maupun yang sementara menempuh pendidikan di luar negri, dan di harapkan dalam temu alumni tersebut hadir dan sebagai narasumber , Prof.Dr.Din Syamsuddin, Prof.Dr.Amien Rais, Prof.Dr. Syafii Maarif, Dr.Khoiruddin Bashori, Dr. Busyro Muqoddas, serta sejumlah narasumber lainnnya. (mac) (hy)

*gambar: ilustrasi

 

Shared:
Shared:
1