Ketum PP Muhammadiyah Kunjungi Dua Pesantren di Garut

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 04 Januari 2015 22:45 WIB

Garut—Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Din Syamsuddin hari ini, Ahad (4/1/2014) mengunjungi 2 Pesantren di Garut Jawa Barat. Dalam lawatannya, Din meresmikan sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Plus di komplek Muhammadiyah Boarding School Al Furqon, sebelum membekali Kader Muhammadiyah Garut bertempat di Pondok Pesantren Darul Arqam.

“Semua santri yang sedang belajar di sini, harus siap menjadi insan yang sanggup memajukan Ilmu Keislaman maupun Ilmu Umum. Namun kita harus tahu bahwa sebenarnya dalam Islam, tidak ada pembedaan, tidak ada pemisahan  antara Ilmu Agama dan Ilmu Umum,”ujar Din saat memberikan ceramah di depan sekitar 1000 warga Muhammadiyah di Ponpes Al Furqon.

“Dulu, banyak intelektual Muslim dunia yang berprestasi dan diakui dunia misalnya Al Jabbar. Sekarang, saatnya kader Muhammadiyah menyusul prestasi tersebut,”kata Din disambut  tepuk tangan hadirin.

Sementara itu, Direktur Muhammadiyah Boarding School Al Furqan, Yanta Asysyatibi menjelaskan, pesantrennya, akan disiapkan sebagai kawah candradimuka, atau tempat penggemblengan kader Muhammadiyah di Garut, guna menyambut himbauan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu.

“Insya Allah, kami siap menjadikan Pondok Pesantren ini sebagai Kawah Candradimuka, guna menggembleng santri-santri untuk menghasilkan kader terbaik Muhammadiyah agar bisa berkiprah lebih luas, tidak hanya di Indonesia, namun juga di dunia,”jelas Yanta.

Sekedar info, dari Al Furqon Garut, sudah banyak kader Muhammadiyah yang kini menjadi tokoh muda di Indonesia, diantaranya Raja Juli Antoni (Direktur The Indonesian Institute/TII), Hilman Latif (Peneliti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta), Denny Wahyudi Kurniawan (Mantan Ketua Umum Ikatan Pelajar Muhammadiyah), Ahmad Imam Mujadid Rais (Mantan Ketua Umum Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan sekarang sedang menyelesaikan Pendidikan S-2 di Australia), Fauzia Ningtyas (Salahsatu Direktur CDCC/Centre for Dialogue  and Cooperation among Civilisations), dan lain-lain.

Sementara itu, bertempat di Pondok Pesantren Darul Arqam Garut, Din Syamsuddin memberikan pembekalan kepada 300 kader Muhammadiyah di Ballroom Pondok. Dalam ceramahnya, Din menekankan pentingnya Inovasi berkemajuan dalam mengelola Pesantren, guna memajukan pendidikan ala Pesantren di Indonesia. Din menekankan, harus banyak ide cemerlang  agar output pendidikan Pesantren benar-benar berkualitas.# (mst)

Shared:
Shared:
1