UMM Anugerahkan Doktor Kehormatan Pada Pendekar Pemberdayaan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 19 Desember 2014 15:45 WIB

Malang  - Penganugrahan gelar pendidikan kehormatan, Doktor Honoris Causa (Dr HC) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik bidang pemberdayaan masyarakat kepada Said Tuhuleley, Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah, merupakan pertama kali (perdana) sejak Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berdiri sejak tahun 1964 silam. Hal itu disampaikan Promotor Doktor Honoris Causa, Malik Fadjar kepada ratusan tamu undangan dalam Pengukuhan Doktor (HC) kepada Said Tuhuleley, di Basement Dome UMM, Jumat pagi (19/12).

Mantan Menteri Pendidikan Nasional era Presiden Megawati ini menambahkan pengukuhan Doktor (HC) ini merupakan apresiasi UMM terhadap bidang keilmuan dan dedikasi yang telah dilakukan oleh Said Tuhuleley terhadap Muhammadiyah melalui pemberdayaan masyarakat selama ini.

“Apa yang dilakukan Said Tuhuleley bersama MPM, adalah tauhid social bersinergi dengan tema besar Muhammadiyah dalam membangun Indonesia berkemajuan,” ungkap Malik Fadjar yang juga Mantan Rektor UMM era 90-an.

Said Tuhuleley merupakan Ketua MPM PP Muhammadiyah sejak tahun 2005-2010 dan 2010-2015. Kiprahnya dalam mengembangkan gerakan Al Ma’un ditafsirkan dalam bentuk kerja-kerja pembedayaan masyarakat. Lahir di Saparua, Maluku. Said yang sejak muda giat mengikuti kegiatan dakwah dalam organisasi Islam pelajar dan Mahasiswa selama kuliah di IKIP Yogyakarta.

Said kemudian aktif sebagai Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Maluku, dan pernah menjadi anggota Badan Pendidikan Kader PP Muhammadiyah, serta Majelis pendidikan tinggi serta peneltian dan pengembangan PP Muhammadiyah.

Rektor UMM, sekaligus Ketua Senat UMM Muhajir Effendi, penganugerahan pengukuhan gelar Doktor (HC) kepada Said Tuhuleley karena kiprahnya dalam yang sungguh luar biasa manfaatnya dalam pemberdayaan masyarakat, “Maka hari ini UMM pantas memberikan penghargaan ini. Said Tuhuleley membuktikan kerja nyata dalam melakukan upaya pemberdayaan masyarakat melalui Muhammadiyah,”ujarnya.(dzar)

 

.

Shared:
Shared:
1