Komitmen IMM Perang Terhadap Narkoba

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 08 November 2014 09:07 WIB

Jakarta - Sebagai bentuk perlawanan terhadap maraknya peredaran narkoba, dan semakin banyaknya kaum muda, terutama mahasiswa yang terjerumus pada kecanduan narkoba, Lembaga Kesehatan dan Lingkungan Hidup Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (LKLH DPP IMM) melaksanakan kegiatan Advokasi Pelatihan Kader Anti Narkoba yang bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin-Selasa, 3-4  November 2014 yang bertempat di Aula Pusat Dakwah Muhammadiyah Menteng Jakarta Pusat ini, dihadiri oleh 60 mahasiswa kesehatan PTM se Indonesia.

Apridon Rusadi Ketua LKLH DPP IMM mengatakan bahwa kegiatan dihadiri oleh perwakilan Mahasiswa Kesehatan dari berbagai kampus Muhammadiyah yang berada di 11 Provinsi di Indonesia.

“Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan mahasiswa kesehatan dari berbagai kampus Muhammadiyah di Indonesia. Diharapkan, keigatan ini  bisa melahirkan kader-kader Muhammadiyah anti Narkoba yang akan menjadi garda terdepan untuk pemberantasan narkoba di seluruh pelosok Indonesia,” jelas Apridon di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta (4/11).

Hadir juga dalam Pelatihan, Brigjend Pol. Dr. Victor Pudjiadi, Direktur Advokasi BNN yang memberikan paparan tentang ‘Pencegahan, Pemberantasan, Lahgun dan Edar Gelap Narkoba’. Dalam kesempatan yang sama Susi Alfesi selaku pejabat yang mewakili BNN Pusat pada sambutan penutupan kegiatan berharap kepada DPP IMM untuk mendorong kurikulum anti narkoba  agar bisa masuk kedalam perguruan tinggi Muhammadiyah.

Menurut Ketua Umum DPP IMM, Beni Pramula, kegiatan Advokasi pelatihan kader anti narkoba ini, idealnya diruntukan sampai di tingkat daerah. Karena pengetahuan tentang narkoba wajib dimilki oleh kaum muda, khususnya mahasiswa.

“Narkoba membunuh masa depan pemuda. Nalar kritis kaum muda, dibunuh oleh kecanduan terhadap narkoba. Bagaimana pemuda dapat menjadi agen perubahan, jika semangat pencerahan dikalahkan semangat kegelapan karena pengaruh narkoba,” tegas mahasiswa pascasarjana Universitas Mercu Buana ini. (mona)(mac)

Shared:
Shared:
1