UMP Kuatkan Ukhuwah dan Sinergisitas Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 26 Oktober 2014 21:49 WIB

Purwokerto - Dalam rangka sosialisasi dakwah Muhammadiyah dan silaturahim warga Muhamamdiyah se-Purwokerto dan sekitarnya, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) bekerjasama dengan majalah Suara Muhammadiyah mengadakan temu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se Purwokerto bertajuk “Seabad Pers Persyarikatan: Menguatkan Ukhuwah dan Sinergisitas Muhammadiyah”, Kamis (23/10).

Acara yang diadakan di aula AK. Anshori, kantor pusat UMP lantai 3 di hadiri oleh jajaran rektorat, dekanat dan prodi UMP, mahasiswa, Pimpinan Daerah Banyumas (PDM) dan PCM se kabupaten Banyumas.

Menurut Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama UMP, Regawa Bayu Pamungkas, acara ini sekaligus juga untuk menyemarakkan jelang Muktamar Muhammadiyah tahun 2015. “Kita ikut mensukseskan muktamar Muhammadiyah nanti. Salah satunya dengan cara menjaga silaturahmi di antara AUM dan warga Muhammadiyah,“ katanya.

Dalam diskusi ini Haedar Nasir, Ketua PP Muhammadiyah sekaligus Pemimpin redaksi majalah Suara Muhammadiyah menekankan eksistensi Muhammadiyah harus bersifat menyeluruh bukan hanya dalam tataran organisasi tetapi juga amal usahanya, maju bersama. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi faktor kemajuan Muhammadiyah yang sudah berusia satu abad. Semangat ini perlu didukung dengan keikhlasan, integritas, komitmen dan kualitas.

Haedar juga menjelaskan perjalanan Muhammadiyah bisa bertahan adalah karena dakwah dan amal usahanya memang dibutuhkan oleh masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi. “Pilar utamanya adalah ukhuwah dan sinergisitas,” tandasnya mantap.

Ia mencontohkan salah satu amal usaha Muhammadiyah adalah percetakan Gramasurya. PP Muhammadiyah merintis percetakan besar karena sebagian warga Muhammadiyah mencetak di orang lain. Semangatnya adalah dari Muhammadiyah kembali ke Muhammadiyah. Ia juga mengajak warga Muhammadiyah untuk dapat membesarkan amal usaha lainnya seperti pers Suara Muhammadiyah. “Kita memiliki media cetak (Suara Muhammadiyah), kita harus mempunyai rasa memiliki terhadap media itu dan membesarkannya, tidak hanya mengakses informasi ke media yang bukan Muhammadiyah,” katanya.

Rektor UMP, Syamsuhadi Irsyad, memiliki komitmen tinggi untuk membesarkan Muhammadiyah dan AUM nya. UMP memang memiliki hubungan baik dengan Suara Muhammadiyah. “UMP mendukung kebersamaan kemajuan AUM,“ tuturnya. Rektor juga menceritakan UMP telah berhasil menempatkan dirinya sebagia perguruan tinggi terkemuka, sejak berdirinya,tanggal 5 April 1965 UMP telah berusia 50 tahun dan sampai saat ini jumlah mahasiswa UMP sudah lebih dari 10.000. “Kami senantiasa berbenah, meningkatkan kualitas dan menjaga semangat kemajuan,”  tutup rektor. (dzar)

 

Shared:
Shared:
1