'Aisyiyah Imbau Masyarakat Rukun Damai Sikapi Pilpres

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 15 Juli 2014 21:05 WIB

Yogyakarta - Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah mengajak umat muslim dan warga masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan terkait politik di Tanah Air yang sempat memanas terkait pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014 tanggal 9 Juli lalu. Apalagi, hingga saat ini masih ada perbedaan hasil quick count dari beberapa lembaga survei terkait Pilpres lalu.

Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Siti Noordjanah Djohantini mengatakan, sebagai sebuah organisasi otonom khusus Muhammadiyah, ‘Aisyiyah merasa ikut bertanggung jawab secara moral terhadap situasi dan kondisi kehidupan sosial masyarakat.

"Secara institusi PP ‘Aisyiyah menegaskan tetap bersikap netral dalam pilpres yang berlangsung beberapa waktu lalu. Kami tetap berharap, penghitungan real count yang dilakukan oleh KPU pada pilpres kali ini dapat berjalan lancar, sukses, aman dan tetap kondusif," katanya.

Muhammadiyah sendiri telah menyatakan sikap netralnya dalam Pilpres 2014 kali ini, sebagaimana tertera dalam Khittah dan Putusan Tanwir Muhammadiyah di Samarinda akhir Mei lalu. PP ‘Aisyiyah sendiri netral mengikuti Muhammadiyah yang telah disampaikan pada Tanwir ‘Aisyiyah di Kota Surakarta awal Juni lalu. Selain meminta umat Islam untuk menunggu hasil dari KPU.  Siti Noordjanah Djohantini meminta umat dan masyarakat untuk tetap saling menghargai setiap perbedaan pendapat.

"Tetap menjaga nilai ukhuwah islamiyah dan perdamaian, maka sikap dan perilaku yang tidak terpuji dengan sendirinya akan hilang. Meskipun secara individu diakui terdapat perbedaan pandangan politik," imbuhny dalam Konfrensi Pers yang diadakan PP ‘Aisyiyah di Kantornya Jalan KHA Dahlan 32 Yogyakarta kemarin Senin siang (14/7). Hadir dalam Konfrensi Pers tersebut, Ketua PP ‘Aisyiyah yang lain seperti, Siti Chamamah Soeratno, Soimah Kastolani, Siti Aisyah, dan Sekretaris Umum PPA Dyah Siti Nuraini. (dzar)

 

Shared:
Shared:
1