'Aisyiyah Ingin Kawal Hasil Pilpres

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 14 Juli 2014 21:46 WIB

Yogyakarta – ‘Aisyiyah harus bisa menjadi kelompok penekan agar pemerintah berpihak pada masyarakat. Saat ini, warga ‘Aisyiyah mengawal sampai tanggal 22 Juli dengan cara hikmah, ikut mengkondusifkan. Kedepan bagi ‘Aisyiyah adalah ikut mengawal janji-janji dan bagaimana menjalankan tugas konstitusional pemerintah. Hal tersebut disampaikan oleh Noordjannah Djohantini, Ketua Umum PP ‘Aisyiyah dalam pembukaan pengajian Ramadhan 1435 H yang dilaksanakan di kampus STIKES ‘Aisyiyah Terpadu Yogyakarta, Mlangi, Gamping, Sleman, Sabtu kemarin (12/07).

Noordjannah menambahkan, siapapun yang jadi pemimpin Indonesia kedepan, dia harus punya tanggung jawab luar biasa dan berpihak pada masyarakat. Pascapemilu ini, ‘Aisyiyah harus hadir menjadi kelompok yang ikut mengawal pemerintah agar menunaikan janji-janji yang disampaikan selama masa kampanye.

Mengenai kondisi pilpres, Noordjannah menyayangkan isu-isu yang berkembang selama masa kampanye pemilihan presiden berlangsung. Terutama mengenai isu chaos pasca pemilu yang menurutnya meresahkan semua pihak. Untuk itu, dia menghimbau warga ‘Aisyiyah agar ikut menjaga kondisi meskipun pilihan setiap anggota organisasi berbeda.

Pengajian Ramadhan PP ‘Aisyiyah tahun ini mengikuti tema besar Muhammadiyah  yakni Pengajian Ramadlan:  Indonesia Berkemajuan  Rekonstruksi Kehidupan Kebangsaan Yang Bermakna, diikuti oleh peserta dari seluruh PW ‘Aisyiyah se Indonesia. Diisi dengan materi Tafsir Indonesia berkemajuan, oleh Dr. Haedar Nashir, M.Si, Ketua PP Muhammadiyah. Pengajian Ramadhan PP ‘Aisyiyah dilaksanakan Sabtu hingga Ahad (12-13/7). (dzar) (mida)

Shared:
Shared:
1