Mahasiswa Dari 13 Negara Ikuti Kuliah Penyakit Tropis di UMY

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 02 Juli 2014 06:39 WIB

Yogyakarta-15 mahasiswa yang berasal dari 13 negara mengikuti program International Medical Summer School (ITMSS) yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran dan Ilmu Keperawatan (FKIK) UMY. Mereka berasal dari negara Canada, Italia, Perancis, United Kingdom, Korea Selatan, Portugal, Yugoslavia, Latvia, Belanda, Republik Ceko, Swiss, Polandia, dan Jerman. Adapun program ITMSS ini juga sudah menjadi program tahunan yang diselenggarakan oleh FKIK UMY dan sudah berjalan selama 10 kali. Dan pada tahun ini, pembelajaran mengenai penanganan dan penyakit tropis masih menjadi tema utamanya. 

 

Rektor UMY Prof. Dr. Bambang Cipto, MA dalam sambutannya menyampaikan bahwa, dengan adanya International Summer School ini antar negara yang kebanyakan dari Eropa bisa berinteraksi dan dapat memahami penyakit tropis yang jarang ditemukan di negaranya, seperti Malaria dan Demam Berdarah serta dapat mengenal budaya asli Indonesia khususnya Yogyakarta.‚Äč Hal tersebut diungkapkan rektor seusai membuka secara resmi program ITMSS ke-10 yang bertemakan "Tropical Medical and Culture", dan diselenggarakan di Convention Hall Asri Medical Center (AMC) Yogyakarta pada, Senin (30/7) pukul 19.00 wib.

 

Sementara itu Eva Mozmica salah satu peserta dari Polandia mengungkapkan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi dirinya. Setelah sebelumnya, ia dan juga teman-teman lainnya mengikuti perkuliahan teori dan praktik di UMY selama 16 hari. Ia mengaku, dirinya kini semakin memahami materi kuliah yang juga pernah dipelajarinya tentang penyakit tropis di kampusnya Polandia. “Saya rasa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi diri saya sendiri. Dan saya rasa, teman-teman yang lain juga merasakan hal yang sama. Sudah 16 hari kami di sini untuk mengikuti perkuliahan dan juga praktik tentang penyakit tropis di UMY. Saya semakin paham teori yang saya pelajari di kampus saya mengenai penyakit tropis ini,” ujarnya saat ditemui di akhir acara Opening Ceremony ITMSS.

 

Sementara itu, Nikma Kurnianingtyas Bekti, selaku ketua panitia program ini mengungkapkan, bahwa selain mengikuti perkuliahan di UMY, peserta ITMSS tersebut juga ikut melakukan beberapa tour wisata di Yogyakarta. Hal itu dilakukan untuk mengenalkan budaya Indonesia dan Yogyakarta kepada peserta. “Mereka memang kita beri perkuliahan dengan kelas khusus untuk mengikuti konsep dari program ini. Tetapi, selain itu program perkuliahan itu juga ada kegiatan budayanya. Ini untuk mengenalkan budaya Indonesia dan Yogyakarta kepada mereka, bagaimana karakteristik orang Indonesia yang berbeda-beda, dan juga sekaligus memperkenalkan situs-situs sejarah dan budaya yang ada di Yogyakarta,” ungkap mahasiswa semester 6 Fakultas Kedokteran UMY ini. (Shidqi) (mac)

Shared:
Shared:
1