Warga Muhammadiyah Harus Memilih Presiden Berdasar Suara Hati

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 21 Juni 2014 18:37 WIB

Jakarta- Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafiq A. Mughni menegaskan, bahwa warga Persyarikatan Muhammadiyah harus memilih figur Presiden RI berdasar suara hati, dan bukan karena hasutan dari kampanye negatif diantara dua kandidat. Karena etika dan moral adalah yang utama dalam dakwah di Muhammadiyah.

“Saya kira warga Muhammadiyah sudah seharusnya memilih Presiden bukan karena money politics ataupun black campaign yang saat ini marak beredar di masyarakat, warga Persyarikatan seharusnya memilih karena memang layak dan dianggap yang terbaik,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (21/6).

Sementara itu,menanggapi maraknya berita yang menuliskan pernyataannya yang mengatakan sembilan puluh persen warga Muhammadiyah akan memilih capres tertentu, Syafiq A. Mughni membantah berita tersebut. “Itu hitungan dari mana, tidak ada data yang menyatakan begitu. Saya tidak mengatakan hal tersebut, mungkin tokoh senior Muhammadiyah lain,” tegasnya. Syafiq menambahkan, dalam wawancara yang dilakukan seusai acara Saerasehan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (20/6), dirinya hanya berbicara mengenai seputar kampanye hitam yang marak dan tidak berbicara mengenai dukung mendukung salah satu capres. Lebih lanjut menurut Syafiq, sesuai keputusan Tanwir Muhammadiyah Samarinda, PP Muhammadiyah telah mengeluarkan Maklumat Kebangsaan yang diantara isinya adalah tidak mendukung salah satu capres dan warga Muhammadiyah dapat memilih sesuai dengan kriteria yang dibuat dalam Maklumat tersebut. (mac)

 

Shared:
Shared:
1