UMM Siapkan Seminar Internasional Sistem Moneter Islam

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 06 Juni 2014 15:31 WIB

Malang- Meski  masih baru setahun berdiri, Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam (FAI)  UMM sudah melangkah jauh. Setelah berbagai Focus Group Discussion (FGD) membahas kurikulum dan menata paradigma keilmuan ekonomi syari’ah, prodi ini segera menggelar seminar internasional bertema ‘mengembalikan sistem moneter Islam yang sebenarnya untuk menyelamatkan ekonomi global’. Seminar akan dilangsungkan di ruang teater UMM Dome, 9-10 Juni mendatang.

Ketua Prodi Ekonomi Syari’ah, M. Azhar Muttaqin, MAg, memastikan selain menghadirkan pakar dari berbagai negara, seminar juga akan dihadiri Duta Besar Arab Saudi, Mustafa Ibrahim Al-Mubarak.

Terkait pilihan tema, Azhar menerangkan ini didasari atas kekhawatiran guncangan ekonomi global yang sering terjadi akibat rapuhnya ideologi dan sistem ekonomi liberal dan neo-liberal. Di sisi lain, sejarah pernah mencatat kejayaan Islam dalam ekonomi maupun politik di masa keemasannya 14 abad yang lalu justru terbukti mampu menyejahterakan masyakat.

“Kita harus yakin bahwa pemurnian sistem ekonomi Islam yang merupakan sistem dari ajaran dari Allah SWT memiliki solusi yang tepat. Buktinya, sekarang Barat justru mulai melirik ekonomi syari’ah,” ungkap Azhar. 

Seminar akan dibuka ketua umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Din Syamsuddin. Pembicara yang akan hadir antara lain Shaikh Umar Ibrahim Vadillo dari Spanyol, Ammar Firdous, MA. PhD  dari Saudi Arabia, Abdullah Seymour dari Inggris, Dato Manaf Wahab dari Malysia, Moh Noor bin Mohammad Deros dari Singapura dan Prof Dr Muhammad Syaikhu dari Sudan.

Selain itu, pembicara lokal yang sudah konfirmasi antara lain Prof. Dr. H. Syamsul Anwar, MA (PP Muhammadiyah), Dr. Nazaruddin Malik, M. Si (FEB UMM), Ir Zaim Saidi (Amir Wakalah Induk Nusantara), Dr. Arief Hoetoro, SE, MT, Ph.D (Universitas Brawijaya), Hendri Tanjung, M.Phil. Ph.D (UIKA-Bogor), serta Prof. Dr. Iwan Triyuwono, Ph.D. Ak (UB).

Seminar ini merupakan rangkaian dari agenda panjang Milad 50 tahun UMM. Turut mendukung acara ini, Yayasan Pengurus Ilmu (YPI), Malaysia, Pusat Studi Islam dan Filsafat (PSIF) UMM, International Relationship Office (IRO) UMM

Majelis Tarjih  and Tajdid PP Muhammadiyah, Ikatan Ahli Ekonomi Islam Cabang Malang, LSO Ekonomi Syari’ah FAI-UMM.

Dekan FAI, Drs. Faridi, MAg, menuturkan meski masih muda, prodi Ekonomi Syariah memang memiliki peminat yang membludak. Antusiasme calon mahasiswa tersebut perlu memperoleh perhatian agar mereka memperoleh ilmu dari apa yang mereka harapkan. “Jadi selain peserta asing dan luar kampus, seminar juga untuk mengenalkan kepada mahasiswa kami akan percaturan global ekonomi syar’iah, sehingga mereka lebih aware ke depannya nanti,” kata Faridi. (nas) (humas umm)

Shared:
Shared:
1