PP Muhammadiyah Lantik Pimpinan Cabang Istiwewa Muhammadiyah Taiwan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 17 Mei 2014 22:03 WIB

 

Taiwan -Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Taiwan resmi berdiri di Bumi Formosa. Setelah setahun aktif dengan kajian online dua mingguannya di Radio Muhammadiyah, Kini PCIM Taiwan resmi berdiri di Taiwan. Dinahkodai oleh Adam Jerusalem, acara pengukuhan dan pelantikan PCIM Taiwan masa jabatan 2014-2016 ini langsung dihadiri dan dikukuhkan oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yaitu Dr. H. Agung Danarto beserta Sekretaris PP Muhammadiyah, Drs. H. Marpuji Ali, M.Si.

Sekum PP Muhammadiyah, menghimbau PCIM Taiwan untuk senantiasa dapat mendampingi dan memberdayakan masyarakat baik pelajar maupun BMI. Mengingat pergaulan yang relatif bebas di Taiwan ini. Sementara masyarakat Taiwan cenderung permisif bahkan provokatif tentang masalah pergaulan bebas ini. Sekum juga memberikan ide-idenya tentang kemungkinan adanya mubaligh Muhammadiyah dari Indonesia yang bisa bermukim dalam jangka waktu lama (2-3 bln) untuk berdakwah secara intensif di Taiwan ini.

Digelar di Taipei Cultural Mosque (Masjid Kecil Taipei) pada Ahad, (11/5), pelantikan PCIM Taiwan dihadiri oleh berbagai perwakilan ormas Islam di Taiwan serta Chairman of Chinese Muslim Association (CMA) Taiwan. Dalam acara ini juga dilakukan penyerahan bantuan untuk pendirian Masjid An Nur, Tongkang, Pingtung. Bantuan ini sendiri merupakan bantuan yang diperoleh dari sumbangan masyarakat Indonesia di Taiwan dan Indonesia. Penggalangan bantuan ini mendapatkan respon yang tinggi dari masyarakat yang dibuktikan dengan tingginya animo masyarakat untuk ikut menyumbangkan sebagian rezekinya guna pembangunan masjid di Taiwan ini. Adapun jumlah uang yang terkumpul dan disumbangkan mencapai lebih dari Rp. 67.000.000,-.

Penggalangan sumbangan ini adalah perwujudan karakter Muhammadiyah yang senantiasa ditekankan oleh Kiai Dahlan, agar orang Muhammadiyah kaya akan amal dan tidak jarkoni (Iso ngujar ora iso ngelakoni / Bisa mengucap, tapi tidak bisa melakukan, red). Penyerahan bantuan untuk pembangunan masjid An Nur Tongkang, Pingtung Taiwan, dilakukan oleh Sekum PP Muhammadiyah dan Ketua PCIM Taiwan kepada Pimpinan Cabang Istimewa Nahdhatul Ulama (PCINU) Taiwan yang merupakan pembina masjid An Nur, Tongkang, Taiwan. “Walaupun berbeda organisasi, namun kedua Pimpinan Cabang Istimewa nampak kompak dalam hal kebaikan untuk umat. Disinilah ukhuwah islamiyah dalam bingkai fastabiqul khairat diwujudkan dalam bermuamalah seperti yang diperintahkan dalam Al Quran”, ujar Andi Azhar, salah satu anggota PCIM Taiwan kepada redaksi website Muhammadiyah.or.id

Ketua PCIM Taiwan, Adam Jerusalem yang merupakan mahasiswa doctoral di NTUST ini mengatakan bahwa Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah islamiyah tidak hanya terbatas di tanah dan negara kelahirannya saja. Semangat untuk terus berdakwah inilah yang membawa Muhammadiyah ada di 20 negara, dan saat ini PCIM Taiwan merupakan PCIM yang ke-20 di dunia. Semangat ukhuwah Islamiyah coba dikedepankan oleh PCIM Taiwan dalam berdakwah amar makruf nahi mungkar. Karenanya, dalam acara pelantikan dan pengajian ini PCIM Taiwan mengangkat tema "Merajut Ukhuwah Islamiyah untuk Kebangkitan Dunia Islam".

Hal ini dirasa penting, bukan hanya karena esensi dari ukhuwah Islamiyahnya, namun juga umat Islam Indonesia (terutama di Taiwan) yang baru saja melaksanakan Pemilu Legislatif dan sedang menyambut Pemilu Presiden. Kalau yang lalu ada yang terkotak-kotak, sedikit banyak ada gesekan, melalui pelantikan dan pengajian ini PCIM Taiwan mengingatkan pada kadernya sendiri juga yang lainnya untuk senantiasa memperkuat ukhuwah Islamiyah.

 

Sehari sebelumnya, Ketua CMA Taiwan mengundang secara resmi PCIM Taiwan dan PP Muhammadiyah untuk hadir dalam perayaan ulangtahun sertifikasi halal di Taiwan. Dalam sambutannya, Ketua CMA Taiwan mengucapkan terimakasih atas hadirnya Muhammadiyah di Taiwan guna membumikan Islam di tanah Formosa ini. CMA Taiwan juga melakukan penjajakan kerjasama dengan PP Muhammadiyah guna memajukan Islam di Taiwan. Sambutan senada juga diungkapkan oleh perwakilan KDEI Taipei saat menghadiri pelantikan PCIM Taiwan yang disampaikan oleh Dwi Anto. KDEI Taipei menyambut baik kehadiran PCIM Taiwan sebagai organisasi dakwah untuk membina umat Islam di Taiwan.

Selanjutnya, PP Muhammadiyah dan PCIM Taiwan mendapat kesempatan untuk berdialog dengan Pemerintah Daerah Yilan serta perwakilan pekerja Indonesia di Pelabuhan Yilan. Dalam dialog ini, PCIM Taiwan mencoba menyerap aspirasi masyarakat Indonesia disana terkait dengan perkembangan Islam dan pelaksanaan ibadah, mengingat di daerah Yilan tidak terdapat masjid / mushola sebagai pusat ibadah dan kegiatan Islam. Di akhir kesempatan, Sekum PP Muhammadiyah mengingatkan bahwa PCIM Taiwan agar senantiasa mendampingi masyarakat Indonesia di Taiwan, mengingat di Taiwan pergaulannya sangat bebas dan masyarakatnya juga sangat permisif. Oleh karena itu dibutuhkan pendampingan agar masyarakat tidak terjerumus pada hal-hal yang dilarang agama. Selain itu Agung Danarto juga mengungkapkan gagasan agar kedepan ada mubaligh dari Indonesia yang bisa menetap lama di dalam kurun waktu yang lama guna penyebaran Islam di Taiwan. (andi azhar) (dzar)

Shared:
Shared:
1