Muhammadiyah Siap Gelar Tanwir 2014 di Samarinda

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 09 Mei 2014 22:01 WIB

Yogyakarta – Tanwir Samarinda memiliki momentum penting dan strategis atas dua alasan. Pertama, Muhammadiyah memasuki fase akhir dalam memutuskan amanat Muktamar ke 46 tahun 2010 di Yogyakarta menuju Muktamar ke 47 tahun 2015 di Makassar. Kedua, Tanwir Samarinda memiliki pertalian situasi dengan kondisi dan dinamika perkembangan Indonesia yang tengah menyelenggarakan Pemilu tahun 2014 baik legislative maupun pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang akan menentukan pemimpin bangsa lima tahun ke depan.

Menurut Ketua Panitia OC Tanwir PP Muhammadiyah, Dahlan Rais, persiapan teknis Tanwir Samarinda sudah 95%. Terutama dua hal penting, persidangan dan meteri Tanwir itu sendiri. “Tanwir Samarinda akan membahas kualitas gerakan grand Muhammadiyah. Selain kuantitas yang selama ini sudah baik. Tanwir Samarinda juga akan menyikapi masalah bangsa kini dan masa depan,” ujar Dahlan Rais yang juga Ketua PP Muhammadiyah ini kepada redaksi website muhammadiyah.or.id, Jumat (9/5).

Seperti yang diketahui bahwa PP Muhammadiyah akan menggelar Musyawarah tertinggi kedua, setelah Muktamar yakni Tanwir ke 2 di Samarinda, Kalimantan Timur. Gelaran Tanwir ini dihelat di Hotel Mesra Samarinda, (23 – 25/5). Akan hadir ratusan anggota Pimpinan Wilayah Muhammadiyah seluruh Indonesia, serta diikuti Majelis dan Lembaga serta Ortom tingkat Pusat. Tema yang diusung dalam Tanwir Samarinda kali ini yakni Dakwah Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan.

Ketua BPH Universitas Muhammadiyah Surakarta ini, juga memberikan pesan kepada anggota dan peserta Tanwir baik majelis maupun ortomnya, bahwa Muhammadiyah harus bergerak lebih luas lagi. “Bagaimana gerak langkah Muhammadiyah itu bisa merambah lebih luas lagi, pada sektor-sektor yang belum pernah dilakukan Muhammadiyah. Kemudian, persoalan-persoalan yang lebih luas ini jangan dibiarkan berlalu. Jangan sampai kemudian kita mereduksi dakwah di kalangan yang luas. Tentunya kita lihat nanti bagaimana Muhammadiyah bersikap,” tutupnya. (dzar)

Shared:
Shared:
1