IPM Bersama Aliansi Pelajar Mahasiswa Indonesia Aksi Damai Kemerdekaan Berjilbab di Jakarta

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 23 April 2014 22:07 WIB

Jakarta -  Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) bersama organisasi pelajar lainnya dan organisasi mahasiswa tingkat nasional yang tergabung dalam Aliansi Pelajar Mahasiswa Indonesia Untuk Kemerdekaan Berjilbab menggelar aksi damai di depan Istana Presiden RI, Jakarta Pusat (21/4)

Dalam aksi tersebut Aliansi yang terdiri dari IPM, IPPNU, PII, FSLJDK, KAMMI , HMI MPO, menuntut Pemerintah memberikan jaminan penuh kepada perempuan muslimah yang ingin menggunakan jilbab baik dalam dunia pendidikan, pemerintah dan swasta dengan menerbitkan Perpres tentang Kemerdekaan Berjilbab.

“Presiden harus bertindak tegas dalam memberikan kemerdekaan berjilbab di instansi pemerintahan, baik kepolisian dan juga pelajar yang ada di Bali beberapa waktu lalu,” tegas Iqbal, Ketua PP IPM dalam orasinya.

Dalam aksi ini ada 2 tuntutan yang diminta Aliansi Pelajar Mahasiswa Kemerdekaan Berjilbab yaitu meminta SBY untuk menerbitkan Perpres tentang kemerdekaan Berjilbab dan mendesak Mendikbud menerbitkan Permen tentang pedoman pakaian seragam sekolah.

Iqbal menilai aksi ini digelar atas dorongan dan keresahan yang dirasakan pelajar dan Mahasiswa Muslim selama ini. “Aksi ini muncul atas dorongan dan keresahan kita, IPM sangat kecewa dengan pemerintah Ironisnya Negara mayoritas muslim masih saja ada pelarangan untuk menggunakan jilbab, padahal bagi umat muslim berjilbab termasuk kewajiban,” jelasnya.

Sebelumnya massa aksi yang mencapai 300 orang  dari kalangan pelajar dan mahasiswalongmarch dari bundarahan HI menuju istana presiden. Aksi berlangsung damai dan tertib.  Hingga perwakilan massa dari aliansi masuk ke gedung sekretariat negara memberikan surat kepada presiden dan meminta segera dapat ketegasan dalam satu pekan ini. (dzar)

Shared:
Shared:
1