IMM Jadi Peserta G-20 Summit Model United Nations Di Belanda

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 22 April 2014 12:52 WIB

Belanda -Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) kembali berpartisipasi dalam forum internasional.Beni Pramula (Ketua Bidang Organisasi DPP IMM ) tiba di Belanda memenuhi undangan dari Ledien University Campus the Hague untuk turut menyumbangkan ide dan gagasan pada kegiatan G-20 SUMMIT, Model United Nations (MUN) Kamis (17/4). Forum bergengsi yang di hadiri oleh perwakilan pemuda dari seluruh dunia ini akan melakukan kajian serius mengenai Pengangguran Pemuda.

Dalam presentasinya Beni menerangkan bahwa persoalan pengangguran pemuda ini merupakan masalah yang tersebar di seluruh dunia. Banyak lembaga internasional telah berusaha untuk mengatasi masalah ini, namun jumlah pengangguran tetap tetap tinggi, terutama di negara-negara dunia ketiga. Sejak 2009, tingkat pengangguran dunia meningkat dari 8,7% menjadi lebih dari 9,1%, menunjukkan pertumbuhan yang mengkhawatirkan pengangguran, didorong oleh krisis keuangan pada tahun 2008 dan 2011.

“Tujuan utama G20 adalah untuk memperkuat kebijakan ekonomi substantif untuk memfasilitasi kerja dan untuk meningkatkan peluang bagi komunitas global muda. Berfokus pada kebijakan yang berkelanjutan dapat mengurangi pengangguran di seluruh dunia, G-20 harus menggali jauh ke dalam kebijakan ekonomi dan sosial untuk membuat perubahan yang langgeng,”ujar mahasiswa Pascasarjana Universitas Mercu Buana.

Perlu diketahui MUN merupaka.n simulasi sidang PBB. Selain membahas isu-isu strategis internasional,  pemuda utusan dari setiap negara akan berperan sebagai delegasi dari negaranya  dan belajar banyak hal mengenai bagaimana cara berdiplomasi multilateral dalam PBB. Termasuk melakukan negosiasi untuk membuat perjanjian multilateral dengan membawa kepentingan dari masing-masing negara, membahas berbagai isu yang terjadi di dunia saat ini, kerja sama tim, dan menumbuhkan sikap toleransi atas perbedaan-perbedaan yang ada dalam tiap negara.

Kegiatan ini akan berlangsung sepuluh hari, empat hari diBelanda dan sisanya  peserta akan diajak oleh panitia untuk berkunjung ke beberapa negara di Eropa diantaranya Prancis dan Jerman untuk mengkaji isu-isu strategis kepemudaan dengan organisasi kepemudaan setempat.

“Dalam usianya yang telah menginjak setengah abad, gerakan IMM semakin mendunia, Kita berharap ide serta gagasan yang Beni bawa dapat bermanfaat di forum tersebut. Dan setelah pulang ke tanah air dapat diimplementasikan kepada pemuda Indonesia khususnya bagi kader IMM se-Nusantara,” tutur Ahmad Fauzi Syahputra , Ketua Bidang Hikmah DPP IMM. (mona)

Shared:
Shared:
1