Din Syamsuddin: Kejujuran Saat Ini Sudah Jadi Barang Mewah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 14 Agustus 2011 17:01 WIB

Malang - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai, saat ini di Indonesia kejujuran telah menjadi barang mewah dan mahal, banyak kebohongan publik yang manjadi konsumsi rakyat banyak saat ini. Kebohongan juga telah melanda para pemangku amanat yang pada akhirnya mulai terkikisnya nurani bangsa.

Pendapat tersebut diungkapkan Din Syamsuddin saat memberikan pengajian dihadapan ribuan pengurus dan jamaah Muhammadiyah se Jawa Timur, pada acara Pengajian Pimpinan wilayah Muhammadiyah jawa Timur di Dome Universitas Muhammadiyah Malang, Sabtu (13/08/2011). Menurut Din, ketidakjujuran yang melanda bangsa ini, telah menjadi masalah besar umat Islam. "Ketidakjujuran itu telah berkembang sebagai tindak kejahatan. Kemunkaran itu kemudian malah ditutupi oleh kemunkaran di atasnya. Seperti kebohongan memerlukan kebohongan untuk menutupi kebohongan di awal. Kelemahan-kelemahan ditutup-tutupi, dibungkus dengan hal yang seolah-olah lebih baik, padahal bersumber dari kebohongan," jelasnya.

Ketidakjujuran menurut Din, mengkibatkan lunturnya kemuliaan harkat dan martabat Indonesia sebagai bangsa, hal tersebut jelas akan berpengaruh pada pergaulan Indonesia di tingkat Internasional, karena bangsa dan negara lain hanya akan menganggap Indonesia sebagai bangsa yang pebohong apabila nilai kejujuran tidak mulai diamalkan. Untuk itu Din Syamsuddin meminta warga Muhammadiyah khususnya dan umat Islam pada umumnya untuk kembali pada nilai Islam yang sangat menjujung tinggi kejujuran, "Bagi bangsa Indonesia yang belum bisa mencapai apa-apa perlu semangat kejujuran. Apalagi kita yang mayoritas Islam, yang penuh dengan nilai-nilai keutamaan. Kejujuran harus menjadi excellence values Muhammadiyah, menjadi ciri khas gerak langkah Muhammadiyah,” tegas Din.

Shared:
Shared:
1