STIKES PKU Muhammadiyah Solo Siapkan 4 Prodi Baru

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 17 Maret 2014 08:16 WIB

Surakarta - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) PKU Muhammadiyah Surakarta akan miliki 4 program studi (prodi) baru. Saat ini proses pengajuan keempat prodi tersebut tengah berjalan.

Hal itu disampaikan langsung oleh ketua STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Weni Hastuti dalam acara pembekalan soft skill bagi mahasiswa Prodi D III Keperawatan, Prodi DIII Kebidanan dan Prodi S1 Ilmu Gizi di Hotel Riyadi Palace, Sabtu (15/3/2014). “Kami sedang mengajukan 4 prodi baru. Sekarang masih proses,” ungkap dia.

Namun Weni belum mau mengatakan, prodi apa saja yang akan dibuka tersebut. Dia hanya menegaskan, keempat prodi tersebut akan menjadi pertama kalinya ada di Solo. “Masih rahasia. Yang jelas keempatnya belum pernah ada di Solo,” ujar dia.

Weni mengatakan, STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta akan terus berupaya untuk mencetak tenaga-tenaga ahli yang dapat bersaing hingga tingkat internasional. Salah satu upaya untuk memotivasi para mahasiswa agar nantinya mereka siap terjun di dunia kerja baik di lingkup lokal maupun internasional adalah pembekalan soft skill.

“Harapannya dalam jangka pendek, para mahasiswa bisa fokus untuk meraih hasil maksimal. Jangka panjangnya, mereka mampu bersaing di dunia kerja dan bangga dengan almamaternya,” kata Weni. Disampaikannya, saat ini STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta sendiri telah meluluskan 19 angkatan atau sekitar 1500 mahasiswa. “Semua sudah terserap. Selain untuk memenuhi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Solo, lulusan juga sudah banyak yang terserap di rumah sakit lain,” lanjut dia. Menurut Weni, masa tunggu mahasiswa untuk mendapatkan pekerjaan juga relative singkat. Maksimal dalam 3 bulan, para lulusan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta telah terserap di berbagai instansi kesehatan.

Disampaikan Humas STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta, Teguh Wahyudi, jumlah mahasiswa yang mengikuti kegiatan pembekalan soft skill Sabtu lalu sebanyak 167 mahasiswa tingkat akhir. “Materi yang diberikan di sini adalah motivasi untuk membentuk karakter mahasiswa menjadi professional dan siap di dunia kerja,” ujar dia.

Sebagai motivator dalam acara tersebut, Seno Hadi Sumitro, mengatakan materi yang diberikan yaitu mengenai life management training.

“Jadi bagaimana membuat mereka sukses dunia akherat. Itu intinya. Untuk itu mereka harus menemukan jati diri, kemampuan dan keinginan. Sehingga mereka mampu meraih cita-citanya,” ujar dia. Menurut Seno, hal tersebut perlu diberikan kepada setiap mahasiswa. Jangan sampai ketika lulus dari kuliah, justru bingung mau ke mana. (dzar)

Shared:
Shared:
1